2. Instalasi dan Konfigurasi Microcontroller Arduino

  • 0

2. Instalasi dan Konfigurasi Microcontroller Arduino

Tags :

Category : aktifasi pemutar audio dengan sensor gas dan ultrasonic di arduino , Belajar Microcontroller Arduino untuk Pemula , Cara Instalasi dan Konfigurasi Microcontroller Arduino , cara membaca kode alamat tombol remote di arduino , Deteksi asap sensor gas MQ2 dengan arduino , Deteksi Kelembaban Tanah memicu kran elektrik dengan arduino , Deteksi Kelembaban Udara dengan Arduino , gerakan servo SG90 otomatis derajat , kendali arah servo SG90 dengan potensiometer , kendali LED dan menampilkan ke LCD dengan arduino , kendali LED dengan bluetooh dan android di arduino , kendali melalui socket tcp/ip dengan esp8266 , komunikasi tcp dan ip melalui ethernet LAN di arduino , membaca koordinat bumi dengan GPS di arduino , Pembuatan Proyek Audio dengan Arduino , Pembuatan Proyek LED dengan Arduino , pemutar lagu MP3 dengan arduino , Pendeteksi Getaran dengan sensor Vibration SW420 , Pendeteksi Warna dengan Sensor Warna TCS230 dan TCS3200 dengan arduino , Pengenalan Microcontroller Arduino , pengendali alat melalaui SMS dengan arduino , perbedaan stepper dan servo di arduino , perngertian motor stepper dan motor servo , Proyek Digital Potensiometer dengan Arduino , Proyek Kendali Jarak Jauh dengan arduino , Proyek Keypad dengan Arduino , proyek kontrol motor DC dengan arduino , Proyek LCD dan OLED dengan Arduino , Proyek Lingkungan deteksi air hujan dengan arduino , Proyek Relay dengan Arduino , proyek robot keseimbangan dengan sensor gyroscope di arduino , proyek robot penghindar halangan dengan remote bluetooth , Proyek Sensor Jarak , sensor keamanan dengan kartu RFID dengan arduino , Ultrasonic HCSR04 dan Sensor PIR HCSR501 dengan Arduino

2. INSTALASI & KONFIGURASI MICROCONTROLLER ARDUINO

2.1 Software Pendukung

Sebelum memulai proyek Arduino maka kita harus meng-instal terlebih dahulu beberapa software pendukungnya, antara lain:

  • Arduino IDE (Integrated Development Environment), adalah software yang berfungsi untuk menuliskan kode program, debugger kode program, dan sebagai compiler program. Dimana file hasil compile akan di-write ke chip Arduino, sehingga Arduino dapat berfungsi secara mandiri.
  • Fritzing, adalah software alat bantu untuk mem-visualisasikan rancangan, pengabelan, peletakkan komponen secara software. Kemudian dari hasil rancangan Fritzing tersebut diimplementasikan pada kondisi sebenarnya.

2.2 Instalasi Arduino IDE

  • Download file aplikasi Arduino IDE terbaru di website berikut https://www. Arduino.cc/en/Main/Software.
  • Kemudian jalankan file Arduino-1.8.5-windows. Nama file tidak harus sama karena tergantung dari versi file yang di download. Selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut ini:

Description

Description

Description

2.3 Instalasi Fritzing

Aplikasi Fritzing tidak wajib diinstal, aplikasi ini hanya sekedar membantu Anda menggambar suatu rangkaian sebagai bahan ilkustrasi untuk memudahkan pemahaman saat dilakukan pengkabelan komponen atau modul. Ikuti langkah berikut ini untuk meng-install aplikasi Fritzing

  • Download file ZIP Fritzing di website berikut http://fritzing.org/download/. Pilihan file Fritzing disesuaikan dengan sistem operasi Windows yang Anda miliki, misalnya 32bit atau 64bit.
  • Sebagai contoh file Fritzing windows 32bit adalah fritzing.O.9.3b.32. pc.zip. Kemudian uraikan file ZIP tersebut dengan aplikasi 7z, Winzip atau sejenisnya.
  • Jalankan Aplikasi Fritzing Fritzing.exe. Jika sukses maka tampilan fritzing akan seperti tampak pada Gambar 2.9.

Description

Anda tinggal melakukan drag dan drop gambar komponen di sebelah kanan ke media rancangan di sebelah kiri. Jika komponen yang dibutuhkan tidak ditemukan, maka Anda dapat men-download library komponen tambahan yang dapat diperoleh di internet (biasanya file yang berekstensi .fzpz). Selanjutnya lakukan import terhadap file library .fzpz untuk dimasukkan ke library komponen baru, seperti tampak pada Gambar 2.10

Description

2.4 Konfigurasi IDE Arduino

Berikutnya adalah kofigurasi Aplikasi IDE (integrated development environment) Arduino. Tancapkan kabel data USB dari Arduino ke slot USB komputer, sampai di sini LED indikator power Arduino akan menyala. Kemudian buka Control Panel Device Manager, jika antarmuka USB Arduino dikenali, maka akan muncul driver port USB-SERIAL CH340 .COM 4) atau yang serupa dengan itu, seperti tampak pada Gambar 2.11 Description

Jika driver port USB-SERIAL CH340 tidak muncul artinya Arduino belurn dikenati oleh windows sehingga perlu diinstal terlebih dahulu driver serial CH340. Anda dapat memperolehnya di http://www.wch.cn/downlQad/CH341SER_EXE.html Setelah itu jalankan CH341SER sampai berhasil.

Jalankan aplikasi IDE Arduino untuk memilih board yang sesuai (misalnya Arduino UNO) pada menu Tools Board: Arduino/Genuino UNO. Kemudian pilih menu Tools port:”COM4″ untuk menentukan PORT, dimana port biasanya otomatis terdeteksi.

Gambar 2.12. Pemilihan Board Arduino

Gambar 2.13 Memilih Port Arduino. Sesuaikan dengan Port COM yang aktif.

Nomor port COM IDE Arduino bisa saja berubah jika kabel data USB yang ditancapkan pada port USB komputer berbeda, misalnya COMI, COM2, COM3, COM4 dan seterusnya. Oleh karena itu agar Anda tidak sering mengubah konfigurasi port IDE Arduino maka sebaiknya kabel data USB ditancapkan pada slot USB komputer yang tetap.

Sekarang kita akan membuat program sederhana. Buka menu File New pada IDE Arduino, kemudian tuliskan kode program sebagai berikut:

int ledPin = 13;

void setup() {

// put your setup code here, to run once :

pinMode(ledPin, OUTPUT);

}

void loop() {

// put your main code here, to run repeatedly :

digitalWrite(ledPin, HIGH);

delay(2000);

digitalWrite(ledPin, LOW);

delay(2000);

}

Description Program di atas memerintahkan LED L pada board Arduino menyala selama 2 detik kemudian mati selama 2 detik secara bergantian, terus menerus. Tampilan program kurang lebih sama dengan Gambar 2.14.

Gambar 2.14 Kode Prgram Sederhana

Setelah menuliskan kode program, lakukan verifikasi untuk mengecek apakah program sudah benar, kemudian lakukan upload/write ke board Arduino atau Anda bisa langsung upload file ke board Arduino jika yakin kode program sudah benar. Bila proses upload/write program ke board Arduino sukses selanjutnya perhatikan LED L pada board Arduino. LED L akan hidup dan mati secara bergantian. Itu artinya Anda telah SUKSES!!! Membuat program Arduino.

 


Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Rahasia Bikin Aplikasi Playstore tidak Pake Coding Seri 02

Rahasia Bikin Aplikasi Playstore tidak Pakai Coding Seri 01

ebook murah dan berkualitas. banyak diskonnya. beli segera!!!

TAS MOBIL MULTIFUNGSI

Location

Visitor

0379471
Hari ini : 253
Kemarin : 338
Bulan ini : 4435
Total Kunjungan : 379471
Who's Online : 2
error: Content is protected !!