7. Eksplorasi Variable dan Array

7. Eksplorasi Variabel dan Array

Bab ini mempelajari cara mengubah blok-blok yang terkait dengan variabel,yang mencakup variabel integer, large integer, digital, char, dan decimal number. Selain itu, blok yang terkait dengan array ikut dikupas.

7.1 Pengertian Variabel dan Tipe Data 

Variabel adalah nama yang digunakan untuk menyimpan data dan data yang beradadi dalamnya dapat diubah sewaktu-waktu. Variabel sangat berguna Untuk berbagai keperluan, seperti untuk mencacah data atau sekadar sebagai penampung sementara.

Suatu variabel memiliki tipe data. Dalam hal ini, tipe data menentukan jenis yang bisa disimpan di variabel. Sebagai contoh, jika variabel bertipe integer. hanya bilangan antara -32768 dan +32767 yang dapat disimpan di variabel tersebut. Tipe data yang didukung oleh Ardublock dapat dilihat pada Tabel 7.1.

Tabel 7.1 Tipe data

    1. Variabel Digital

Variabel digital adalah variabel yang hanya dapat menyimpan nilai 0 atau 1. Variabel ini biasa digunakan untuk menangani data boolean (yang bernilai true atau false). Dua blok yang terkait dengan variabel ini adalah seperti berikut:

  • : blok ini menyatakan variabel digital;
  • : blok ini digunakan untuk mengatur nilai variabel digital.

Untuk mengubah nama suatu variable dalam blok , klik pada bagian nama variable terlebih dahulu. Hasilnya menjadi seperti berikut : . Lalu, nama variabel bisa diganti, misalnya seperti berikut:  Terakhir, tekanlah tombol Enter.

 

Catatan

Cara penggantian nama variabel pada blok-blok variabel yang lain juga dilakukan dengan cara yang sama pada variabel digital.

Untuk metnpraktikkan penggunaan variabel digital, silakan untuk membuat proyek baru bernama digital . abp. Blok yang perlu dibuat ditunjukkan pada Gambar 7.1.

Gambar 7.1 Blok yang menggambarkan penggunaan variabel digital

Blok di atas digunakan untuk mengontrol LED yang dihubungkan ke pin digital 2 dengan memanfaatkan variabel digital. Mula-mula, variabel digital bernama ledStatus diisi dengan nilai yang merupakan kebalikan nilai variabel tersebut. Jika ledStatus semula bernilai 1, maka ledStatus diubah menjadi 0. Sebaliknya, jika ledStatus semula bernilai (), akan diubah menjadi 1. Lalu, nilai terbaru ledStatus ini digunakan untuk mengatur nilai di pin 2. Dengan cara inilah, LED menjadi berkedip-kedip dengan jangka perubahan nilai 0 atau 1 selama 1 detik, yang diatur oleh delay.

Adapun rangkaian yang perlu disiapkan diperlihatkan pada Gambar 7.2.

Gambar 7.2 Rangkaian untuk menguji variabel digital

    1. Variabel Integer 

Variabel integer adalah variabel yang digunakan untuk menyimpan bilangan bulat yang terletak antara -32768 dan +32767. 1310k yang digunakan untuk memberi nilai ke variabel berupa:

Adapun dua blok lain yang terkait dengan variabel integer adalah:

  • : menyatakan nama variabel integer;
  • : menyatakan konstanta integer.

Untuk memastikan tipe data suatu blok nama variabel integer dan konstanta integer Anda bisa mengarahkan penunjuk mouse ke bagian nama variabel atau nilai konstanta

Contoh diperlihatkan berikut ini:

Untuk melihat penggunaan variabel integer dan efek perubahannya, silakan untuk membuat proyek baru bernama integer. abp dan kemudian buatlah blok seperti yang diperlihatkan pada Gambar 7.3. Untuk melakukan percobaan ini, hanya papan Arduino yang diperlukan.

Gambar 7.3 Blok untuk percobaan penggunaan variabel integer

Blok ini nilai yang berbeda pada waktu yang berbeda pada variabel pencacah, yang bertipe integer Mula-mula, variabel ini diisi dengan 5. Nilainya ditampilkan di Serial Monitor melalui blok serial print. Kemudian, nilainya diubah menjadi 6. Untuk melihat nilai terakhir ini, serial print digunakan kembali untuk mengirimkan nilainya ke Serial Monitor Gambar 7,4 memperlihatkan hasil di Serial Monitor.

Gambar 7.4 Hasil pengujian proyek yang menggunakan variabel bertipe integer

    1. Variabel Large Integer 

Variabel large integer (atau kadang disebut long integer) menyatakan bilangan bulat yang nilainya berada antara 0 dan 4.294.967.295. Tiga blok yang terkait dengan bilangan bulat besar ini adalah seperti berikut:

  • :blok ini digunakan untuk mengatur nilai pada variabel large integer;
  • : blok ini menyatakan nama variabel;
  • :blok ini menyatakan konstanta bilangan bulat besar.

Untuk memastikan tipe data suatu blok nama variabel integer dan konstanta integer, Anda bisa mengarahkan penunjuk mouse ke bagian nama variabel atau nilai konstanta. Contoh diperlihatkan berikut ini:

 

Untuk rnejnpraktikkan penggunaan bilangan bulat besar, silakan untuk mencob untuk jnernbuat proyek baru bernama long . abp. Kernudian, Anda bisa menyusun blok seperti yang diperlihatkan pada Gambar 7.5.

Gambar 7.5 Blok untuk percobaan penggunaan large integer

Pemberian nilai ke variabel bertipe large integer yang bernama bilangan pertama kali dilakukan di slot setup. Hal ini dimaksudkan agar blok

hanya dieksekusi sekali. Dengan demikian nilai awal untuk variabel bilangan adalah 1.000.000. Adapun blok-blok lain diletakkan di slot loop agar diulang.

Pernyataan pertama di slot loop adalah:

Pernyataan ini digunakan untuk menampilkan isi variabel bi langan. Selanjutnya, 

digunakan untuk menaikkan isi variabel bilangan sebesar 1. Adapun,

dimaksudkan agar perubahan nilai di Serial Monitor tidak berlangsung dengan cepat.

Hasil proyek ini diperlihatkan pada Gambar 7.6. Tampak, nilai awal berupa 1000000. Kemudian, nilai naik sebesar 1 untuk setiap saat.

 

Gambar 7.6 Hasil proyek long di Şerial Monitor

    1. Variabel Bilangan Pecahan 

Blok-blok yang terkait dengan variabel untuk menyimpan bilangan pecahan adalah seperti berikut:

  • : blok untuk memberikan nilai ke variable decimal;
  • : blok yang menyatakan nama variable decimal;
  • :blok yang menyatakan konstanta bilangan pecahan.

Untuk memastikan tipe data suatu blok nama variable desimal dan konstanta desimal, Anda bisa mengarahkan penunjuk mouse ke bagian nama variabel atau nilai konstanta. Contoh diperlihatkan berikut ini:

Untuk mempraktikkan penggunaan bilangan pecahan, silakan untuk mencoba untuk membuat proyek baru bernama desimal . abp. Kemudian, Anda bisa menyusun blok seperti yang diperlihatkan dalam Gambar 7.7.

 

 

 Gambar 7.7 Blok untuk percobaan penggunaan variabel desimal

Pada proyek ini, blok 

digunakan untuk mengisikan nilai 24.5 ke variabel bertipe decimal number Yang bernama celsius. Selanjutnya, nilai suhu dałam Celsius ini dikonversi ke Reaumur melalui:

Blok ini memberikan contoh pemberian hasil perkalian 0,8 dengan isi variabel cel sius ke variabel bertipe decimal number yang bernama reaumur. Hasil proyek ini ditunjukkan pada Gambar 7.8.

Gambar 7.8 Hasil proyek desimal di Serial Monitor

 

7.6 Variabel Karakter 

Variabel karakter bermanfaat untuk menyimpan satu karakter. Terkait dengan hal ini, terdapat tiga blok yang dapat dipakai, yakni:

 

  • :blok untuk memberikan nilai ke variable bertipe char;
  • :blok yang menyatakan nama variable bertipe char;
  • :konstanta untuk menyatakan satu karakter.

Untuk mempraktikkan penggunaan variabel karakter, silakan untuk mencoba untuk membuat baru bernarna karakter . abp. Remudian, Anda bisa menyusun blok seperti yang diperlihatkan pada Gambar 7.9.

Gambar 7.9 Blok untuk percobaan pemakaian variabel karakter

Blok pada proyek ini memberikan gambaran tentang pemberian nilai ke variabel bernama huruf, yang bertipe karakter. Pertama-tama, variabel tersebut diisi dengan huruf “A”. Kemudian, isinya diubah menjadi “C”. Hasil di Serial Monitor ditunjukkan

Gambar 7.10 Hasil Proyek Karakter di Serial Monitor

    1. Array 

Array atau larik menyatakan satu nama yang dapat digunakan untuk mewakili sejumlah data. Sebagai contoh, dimungkinkan untuk menggunakan variabel bernama res is tans i, yang berisi tiga data resistansi tiga resistor. Nah, hal ini dapat ditentukan melalui blok:

Secara lebih spesifik, blok selengkapnya yang diperlukan adalah seperti berikut:

Dalam hal ini, resistansi adalah nama array. Gambar 7.11 memperlihatkan susunan array:

Gambar 7.11 Array yang berisi 3 elemen

Untuk mengisikan data pada suatu elemen di array, blok berikut digunakan:

Sebagai contoh,

merupakan perintah untuk mengisikan 220 pada elemen dengan posisi berupa 1. Gambar 7.12 memperlihatkan keadaan di array resistansi setelah tiga blok berikut dieksekusi:

Gambar 7.12 Keadaan array setelah semua elemen diberi nilai

Untuk memperoleh nilai satu elemen di array, blok berikut digunakan:

Sebagai contoh, blok berikut digunakan untuk menampilkan isi elemen pertama ada array resistansi:

Untuk mempraktikkan penggunaan array, silakan untuk mencoba untuk membuat royek baru bernama array. abp. Kemudian, Anda bisa menyusun blok seperti yang diperlihatkan pada Gambar 7.13.

 

Gambar 7.13 Blok yang menggambarkan penggunaan array

Gambar 7.14 memperlihatkan hasil proyek ini di Serial Monitor.

Gambar 7.14 Keluaran proyek array di Serial Monitor

 

ArduBlock hanya menyediakan array dengan tipe data berupa integer.

 

    1. Variabel millis 

ArduBlock menyediakan blok yang berguna untuk memperoleh waktu dalam milidetik sejak papan Arduino dianggap “dimulai”. Pengertian “dimulai” di sini adalah ketika salah satu kondisi berikut terpenuhi:

  • Arduino mulai mendapatkan tegangan kembali (dari keadaan tidak ada pasokan tegangan dan kemudian diberi tegangan);
  • Tombol Reset pada Arduino ditekan;
  • Serial Monitor dibuka kembali dari keadaan tertutup.

Untuk melihat efek blok ini, silakan untuk membuat proyek baru bernama mllis . abp. Lalu, susun blok seperti terlihat pada Gambar 7.15.

Gambar 7.15 Blok untuk melihat efek millis

Tampak bahwa blok millis dipanggil per 1000 milidetik. Maka, perbedaan hasil millis di Serial Monitor dari dua pemanggilan yang berurutan adalah sekitar 1000 milidetik, sebagaimana yang diperlihatkan pada Gambar 7.16.

Gambar 7.16 Contoh hasil di Serial Monitor sejak Serial Monitor mulai diaktifkan

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!