Alasan Memilih Homeschooling

  • 0

Alasan Memilih Homeschooling

Alasan Memilih Homeschooling – Homeschooling Bukanlah lembaga pendidikan, bukan juga bimbingan belajar yang dilaksanakan di sebuah lembaga. Tetapi homeschooling adalah model pembelajaran di rumah dengan orang tua sebagai guru utama dan bisa juga mendatangkan guru pendamping atau tutor untuk datang ke rumah. Homeschooling juga bukan berarti kegiatannya selalu dilaksanakan di rumah, anak dapat belajar di alam bebas baik di laboratorium, perpustakaan, museum, tempat wisata, dan lingkungan sekitarnya. Tetapi inti dari homeschooling tetap yaitu model pendidikan yang dilaksanakan di rumah dengan orang tua sebagai guru utama.

Dewasa ini, banyak orang tua yang akhirnya memilih untuk memindahkan anak mereka dari sekolah formal ke homeschooling. Alasannya pun beragam, ada orang tua yang memindahkan anaknya ke homeschooling karena terpaksa dan ada juga orang tua yang dari awal memang memilih untuk memberi pendidikan kepada anak mereka melalui homeschooling. Namun orang tua yang awalnya memindahkan anak secara terpaksa pun akhirnya banyak mendapatkan manfaat dari homeschooling ini. Misalnya, jika anak sudah bermasalah di sekolah, kemudian di drop out dari sekolah, maka home schooling dapat menjadi solusi untuk masalah ini. Atau mungkin anak yang trauma karena sesuatu hal seperti menjadi korban bullying oleh temannya disekolah yang akhirnya membuat si anak malas untuk berangkat ke sekolah, di homeschooling anak dapat belajar dengan tenang karena anak dapat memilih sendiri cara belajar yang mereka inginkan. Terlebih lagi bagi anak yang membutuhkan kebutuhan khusus dalam belajar, homeschooling akan sangat membantu untuk memberikan pelayanan yang dibutuhkan oleh anak.

Namun ternyata banyak juga orang tua yang memindahkan anaknya ke homeschooling karena alasan tersendiri. berikut alasan orang tua memilih homeschooling antara lain:

  1. Homeschooling memberikan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan anak. Kurikulum homeschooling dapat disusun sesuai dengan minat dan kemampuan anak, maka tentunya hal ini akan menjadi lebih fleksibel. Homeschooling dapat memberikan waktu lebih banyak kepada anak untuk mengasah apa yang mereka senangi serta dapat disesuaikan dengan gaya belajar masing-masing anak. Dengan begitu,  anak akan lebih mudah untuk menerima pelajaran yang diberikan serta mengoptimalkan bakat yang mereka miliki.
  1. Homeschooling membuata anak berpikir independent. Anak yang belajar di homeschooling akan lebih berpikir independent dan cenderung memiliki sifat mandiri. Hal ini dikarenakan anak berhadapan langsung dengan guru langsung satu-satu, mereka akan lebih cenderung untuk membuat keputusan sendiri untuk diri mereka sendiri. Sementara pengambilan keputusan jika belajar dikelas, anak cenderung akan mengikuti suara terbanyak atau ikut mayoritas. Padahal pada kehidupan yang nanti akan dihadapi, anak harus terbiasa membuat keputusan sendiri untuk menentukan langkah apa yang harus diambil, apalagi jika keputusan yang diambil adalah kepuusan yang besar. Oleh sebab itu, jika anak sudah diajarkan untuk terbiasa mengambil keputusan sendiri, maka nantinya anak akan menjadi pribadi yang mandiri.
  1. Homeschooling memberikan rasa aman dan perlindungan pada anak.  Kini, tindakan bullying santer terdengar dikalangan masyarakat. Parahnya lagi, mayoritas pelaku bullying adalah anak sekolah dan dilakukan di lingkukan sekolah. Tindakan-tindakan seperti intimidasi, tekanan teman sebaya secara negatifbahkan kenakalan guru banyak sekali terjadi di lingkungan sekolah. Dalam homeschooling, anak tidak perlu lagi merasa takut dengan ancaman-ancaman yang dapat terjadi di sekolah formal. Anak dapat menjadi diri sendiri tanpa takut mendapatkan bullying atau diejek oleh teman sekelas dan guru. Dengan begitu, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan percaya diri. Sementara itu, orang tua juga tidak perlu khawatir akan keelamatan dan keamanan anak, karena orang tua juga berperan cukup besar dalam homeschooling ini, sehingga orang tua dapat mengawasi secara langsung kegiatan anak dalam homeschooling.
  1. Homeschooling menguatkan hubungan keluarga. Jam belajar yang diterapkan disekolah formal umumnya sangat menyita waktu anak untuk berada diluar rumah. Memulai aktifitas sekolah pukul 7 pagi hingga pukul 2 siang selalu dialami oleh anak selama 6 hari dalam seminggu. Belum lagi jika sepulang sekolah harus ikut kegiatan ekstrakulikuler hingga sore hari dan masih juga ditambah les privat pada malam harinya. Waktu anak untuk berkumpul dengan keluarga sangatlah sedikit. Dengan homeschooling, anak akan memiliki lebih banyak waktu bersama dengan keluarga dirumah, karena jadwal belajar homeschooling yang fleksibel sangat memungkinkan anak untuk menjalin hubungan yang lebih dekat dengan orang tua, kakak, adik, dan keluarga yang lainnya.
  1. Homeschooling lebih berfokus pada pembelajaran, bukan nilai. Belajar secara klasikal disekolah, biasanya anak dituntut untuk mendapatkan nilai yang tinggi dan bersaing dengan orang lain. Hingga tidak menutup kemungkinan banyak anak yang akhirnya menghalalkan segala cara untuk mendapatkan nilai yang tinggi dengan cara yang yang tidak baik, seperti mencontek buku pelajaran saat ulangan, melihat jawaban teman, dan lain sebagainya. Namun homeschooling dapat mendorong anak-anak untuk memaksimalkan kemampuan pribadi mereka dan meningkatkan pengetahuan. Dengan cara ini, anak-anak dapat menyadari potensi mereka lebih baik dan tidak hanya bertujuan untuk nilai tinggi.

Nah tadi adalah beberapa pertimbangan dan alasan para orang tua untuk memondahkan anaknya ke dalam homeschooling. Semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi para orang tua dan pembaca semua 🙂

 


Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Connect with Us!

Location

Visitor

0068799
Hari ini : 390
Total Kunjungan : 68799
Who's Online : 4