Category Archives: Hipnoterapi

  • 0

Manfaat Belajar Hipnotis Hipnoterapi Radical Mesmerism

Manfaat Belajar Hipnotis Hipnoterapi merupakan seni mempengaruhi diri sendiri dan orang lain atau siapapun. Karena saat ini yang berkembang adalah hipnotis modern yakni menggabungkan cara cara alamiah antara pengetahuan ilmu psikologi dan komunikasi tanpa terdapat unsur jin atau mistik ataupun kekuatan gelap.

Apabila anda memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari maka anda akan lebih mudah mempengaruhi orang lain  sesuai dengan konteks pekerjaan anda masing masing. Tentunya hipnotis yang digunakan tidak memaksa orang lain untuk melakukan sesuatu yang tidak diinginkan mereka.

Contoh dalam penjualan, hipnotis yang benar adalah tidak menjadikan orang yang tidak ingin membeli produk kita jadi membelinya tanpa dia sadari. Itu adalah hal yang keliru. Yang benar adalah hipnotis akabn membuat orang yang tidak ingin membeli produk anda menjadikannya sadar bahwa produk anda bermanfaat untuk orang tersebut.

Belajar Hipnoterapi adalah seni mengedukasi kembali fikiran bawah sadar dengan kondisi hipnotis. Dengan hipnoterapi, seseorang yang phobia dapat diselesaikan dalam hitungan menit dengan metode hipnoterapi radical mesmerism. Hipnoterapi juga dapat membantu pemulihan kembali seseorang yang mengalami depresi atau stress, perilaku buruk sehari hari, kecanduan dan lainnya.

Apakah hipnoterapi bisa ditujukan untuk diri sendiri? Tentu saja bisa…anda akan diajarkan langkah demi langkah untuk melakukan terapi kepada diri sendiri dengan berbagai tujuan yang anda butuhkan

Anda berminat belajar kursus workshop dan pelatihan hipnoterapi radical mesmerism?

Segera kontak nomer wa berikut ini :

WHATSAPP


  • 0

Kursus dan Workshop Pengobatan Dengan Hipnotis Hipnoterapi Radical Mesmerism

Pengobatan dengan metode hipnoterapi kuno merupakan teknik penyembuhan yang beraliran western berbasiskan energi. Teknik pengobatan dengan hipnoterapi kuno ini telah dimulai sejak jaman Franz Anton Mesmer (1733-1815) yang dikenal saat ini dalam hipnoterapi Radical Mesmerism atau dengan menggunakan teknik non verbal hipnosis. Perbedaan yang signifikan dengan hipnosis dan hipnoterapi yang berkembang saat ini adalah adanya tuntutan dari hipnoterapi bahwa mereka harus menguasai ketrampilan dalam berkomunikasi, memiliki banyak pengetahuan tentang ilmu psikologi, memiliki mental yang kuat serta memahami dengan benar cara berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar.
Pengobatan dengan hipnoterapi radical mesmerism meminimalisir tuntutan dari hipnoterapi sehingga orang yang kurang pandai berkomunikasi pun bisa mempelajari metode pengobatan dengan hipnoterapi kuno ini atau yang disebut radical mesmerism serta bisa mengaplikasikannya untuk semua kondisi suyet. Radical mesmerism ini sudah banyak dipelajari oleh para praktisi hipnosis dan hipnoterapi, dokter, perawat, supranatural bahkan masyarakat awam.
Teknik ini jauh lebih powerfull daripada teknik hipnoterapi modern serta tidak diperlukan proses terapi yang memakan waktu hingga 1-2 jam dimana hanya ada proses privat intervew singkat klien sebelum klien masuk dalam kondisi trance. Waktu yang diperlukan rata-rata sekitar 5-15 menit untuk adiksi seperti berhenti merokok, gamer alkoholic, motivasi di bidang marketing, motivasi belajar anak serta penyelesaian konflik batin tertentu tanpa harus mendamaikan bagian yang konflik. Klien akan dibawa masuk ke dalam kondisi trance yang menyatu dengan dirinya, sehingga terjadi kesembuhan yang sebenarnya.

Kami membuka praktek penyembuhan dan pengobatan dengan metode hipnoterapi radical mesmerism  di Gedung Proactive lantai 2, Jl wonosari km 7, Mantup, Baturetno, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.

Sedangkan bagi para masyarakat umum, mahasiswa dan praktisi yang ingin mempelajari radical mesmerism, kami membuka kesempatan untuk mengikuti kursus dan workshop radical mesmerism di kantor kami di Gedung Proactive, Jl. Wonosari km 7 Mantup baturetno Banguntapan Bantul Yogyakarta.

Hotline Whatsapp :

 

Materi :
1. Interview
2. Mesmerizing
3. Deepening and Healing
4. DeMesmerizing
5. Olah Energi
6. Kontrol Energi
7. Memendarkan Energi
8. Terapi posisi berdiri, duduk, berbaring, dijatuhkan


  • 0

Faktor-faktor Yang Melatarbelakangi Kenakalan Remaja

“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya… Beri aku 10 pemuda, niscaya akan ku guncang dunia”,

Begitulah kata-kata yang pernah di ucapkan oleh Presiden RI pertama pada pidatonya.  Remaja adalah harapan dan tumpuan segala orang tua dan dan juga generasi perubah bangsa. Dengan remaja suatu bangsa akan menjadi baik apabila pemudanya yang memipin juga baik, tetapi jika pemudanya jelek moral dan perilakunya pasti Negara atau suatu masyarakat tersebut akan rusak juga dipimpin oleh remaja yang sudah rusak moralnya. Betapa indahnya jika suatu negara dipenuhi dengan pemuda-pemuda yang cerdas dan baik perilakunya. Dapat dibanyangkan betapa majunya negara itu.

Namun kenyataan saat ini malah berbalik dengan apa yang diimpikan. Hampir setiap hari baik media massa cetak maupun elektronik memberitakan tentang perilaku kenakalan yang dilakukan oleh remaja. Begitu banyak kenakalan yang dilakukan, mulai dari melanggar norma yang ada di masyarakat, melanggar aturan, bahkan banyak juga remaja yang sudah berani melanggar hukum pidana. Miris bukan?… padahal perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.

Oleh karena itu peran orang tua dalam mendidik seorang anak apalagi remaja sangat diperlukan penanaman nilai, dan norma yang diberikan sejak dini dapat mempengaruhi sikap, perbuatan mental seorang anak untuk dapat memilah mana hal yang perlu ditiru, dan mana hal yang tidak patut ditiru, pada intinya seorang anak dapat melihat mana yang baik dan mana yang tidak baik. Apabila peran orang tua tidak maksimal sejak anak masih kecil, pada saat tumbuh menjadi seorang remajapun tidak menutup kemungkinan seorang remaja berbuat hal yang melanggar aturan.

Banyak faktor-faktor yang membuat remaja memasuki dunia pergaulan yang rusak. Biasanya hal ini berawal dari mereka berteman dengan teman yang membawa dampak buruk, karena masa remaja itu masa dimana keadaan psikis remaja bisa mudah terpengaruh. Ada faktor yang berasal dari keluarga, karena kurangnya perhatian dari keluarga membuat anak menjadi royal dalam pergaulan. Faktor terpenting yang membuat remaja mudah terjerumus dipergaulan bebas karena kurangnya agama yang membentengi pikiran dan jiwa anak. Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan kenakalan remaja. Ada faktor internal yang merupakan faktor yang timbul dari si pelaku itu sendiri, juga ada faktor eksternal yang mungkin disebabkan oleh keluarga, sekolah, maupun lingkungan sekitar.

Faktor internal

  1. Faktor kepribadian

Kepribadian adalah  suatu organisasi yang dinamis pada system psikosomatis dalam individu yang turut menentukan caranya yang unik dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungannya (biasanya disebut karakter psikisnya). Masa remaja dikatakan sebagai suatu masa yang berbahaya. Pada periode ini, seseorang meninggalkan masa anak-anak untuk menuju masa dewasa. Masa ini di rasakan sebagai suatu Krisis identitas karena belum adanya pegangan, sementara kepribadian mental untuk menghindari timbulnya kenakalan remaja atau perilaku menyimpang.

  1. Faktor kondisi fisik

Faktor ini dapat mencakup segi cacat atau tidaknya secara fisik dan segi jenis kelamin. Ada suatu  teori yang menjelaskan adanya kaitan antara cacat tubuh dengan tindakan menyimpang (meskipun teori ini belum teruji secara baik dalam kenyataan hidup).  Menurut teori ini, seseorang yang sedang mengalami cacat fisik cenderung mempunyai rasa kecewa terhadap kondisi hidupnya. Kekecewaan tersebut apabila tidak disertai dengan pemberian bimbingan akan menyebabkan si penderita cenderung berbuat melanggar tatanan hidup bersama sebagai  perwujudan kekecewaan akan kondisi tubuhnya.

  1. Faktor status

Seseorang anak yang pernah berbuat menyimpang terhadap hukum yang berlaku, setelah selesai menjalankan proses sanksi hukum (keluar dari penjara), sering kali pada saat kembali ke masyarakat status atau sebutan “eks narapidana” yang diberikan oleh masyarakat sulit terhapuskan sehingga anak tersebut kembali melakukan tindakan penyimpangan hukum karena meresa tertolak dan terasingkan.

Faktor ekstern

  1. Lingkungan keluarga

Pada dasarnya, keluarga adalah tempat di mana seorang anak bisa tumbuh dan berkembang dengan sempurna baik jasmani maupun rohani. Anak bisa mendapatkan perhatian, kasih sayang, juga dukungan moral dari orang tua. Namun sebaliknya, jika di dalam keluarga seorang anak tidak bisa mendapatkan hal tersebut yang terjadi adalah pelampiasan di luar rumah. Maka tidak mengherankan jika mereka akhirnya akan mencari perhatian dan kasih sayang dari pihak lain. Oleh karena itu, kewajiban sebagai orang tua agar selalu memberikan perhatian, rasa aman, nyaman, dan selalu melindungi anak-anaknya. Namun demikian, orang tua tidak dianjurkan memberikan suatu harapan yang berlebihan. Berikan kesempatan kepada anak Anda untuk menentukan jati dirinya dalam berkreasi, dan juga bisa belajar hidup mandiri. Jangan memanjakan anak karena hal tersebut hanya akan melemahkan karakter juga pribadinya.

  1. Lingkungan Sekolah

sekolah yang baik adalah salah satu jaminan dan sangat berpengaruh pada masa depan. Jika kondisi sekolah tidak mendukung dalam materi atau proses belajar, pada gilirannya dapat memberikan peluang pada anak untuk berperilaku menyimpang.

Meskipun tidak terlalu signifikan, faktor sekolah juga dapat menjadi penyebab terjadinya kenakalan pada remaja. Dalam hal ini, kualitas sekolah harus baik dan semua elemen sekolah yang ada agar senantiasa bertanggung jawab kepada anak didiknya. Kemampuan para guru sangat diperlukan dan juga peran pemerintah adalah harus cepat tanggap terhadap gejolak masyarakat, khususnya para remaja sedini mungkin, sebab hal ini jika tidak diantisipasi dengan cepat tanpa campur tangan semua komponen pemerintah sangat mustahil sebuah bangsa dan negara akan memiliki generasi yang kuat dan tangguh.

  1. Faktor Lingkungan

Di dalam kehidupan bermasyarakat, remaja sering melakukan keonaran dan mengganggu ketentraman masyarakat karena terpengaruh oleh pergaulan dengan teman sebayanya yang mana sering mempengaruhi untuk mencoba sesuatu yang baru tanpa memikirkan dampak yang akan timbul setelahnya. Sehingga banyak remaja yang akhirnyavterjerumus kedalam pergaulan yang tidak baik yang akhirnya membawa dirinya untuk melakukan kenakalan remaja.

Nah itu adalah beberapa faktor yang dapat mendorong terjadinya kenakalan remaja. Orang tua sebagai orang yang paling dekat dengan anaknya harus selalu hati-hati dan mawas diri jika sikap si anak sudah menunjukkan perilaku yang tidak baik. Alangkah lebih baiknya jika orang tua bertanya dan berkomunikasi dengan baik kepada anak. serta harus selalu mengatahui pergaulan anak, mulai dari tempat yang sering didatangi untu8k nongkrong, teman-temannya, serta kebiasaannya. Sikap perhatian dan kasih sayang akan meminimalisir terjadinya kenakalan yang dilakukan oleh remaja.


  • 0

Cara Tepat Penanganan Disleksia pada Anak

Sebagian anak dilahirkan berbeda. Begitu juga dengan anak yang menderita disleksia. Anak yang menderita disleksia cenderung mengalami kesulitan membaca dan mengenal huruf pada usia yang cukup matang untuk bisa membaca dan dengan lancar. Hingga kemudian banyak orang awam yang awalnya beranggapan bahwa anak yang menderita dislexia adalah anak yang bodoh. Namun pada kenyataannya banyak anak dengan kelainan seperti ini terjadi pada anak yang memiliki tingkat intelegensi dari rendah hingga diatas rata-rata.

Kesulitan belajar pada anak disleksia, biasanya ditandai dengan gejala awal seperti kesulitan mengingat huruf, kesulitan membedakan huruf dan sering terbalik dalam menggunakan huruf yang hampir sama seperti b, d, p, q, u, n. Kesulitan inilah yang mengakibatkan anak disleksia mengalami masalah dalam membaca dan menulis. Mengatasi kesulitan belajar pada anak disleksia harus dilakukan dengan memahami terlebih dahulu cara belajar anak disleksia. Hal ini karena anak disleksia cenderung melihat huruf dengan cara yang berbeda dari anak normal. Anak disleksia memiliki cara pandang dan melihat huruf secara terbalik dan lebih mudah memahami sesuatu dalam bentuk gambar. Untuk itu, Anda bisa memanfaatkan cara belajar anak disleksia untuk mengatasi kesulitan belajar yang dialaminya.

Njamun ada beberapa cara yang dapat dicoba untuk menangani kesulitan belajar yang di alami oleh anak-anak yang menderita disleksia, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Membaca dan mendengarkan

Kegiatan ini dapat dilakukan dengan membacakan cerita kepada anak kemudian anda memperlihatkan kalimatkalimat yang anda baca kepada anak. dengan begitu anak akan berinteraksi dengan teks yang ada pada teks, menggarisbawahi kosakata penting, dan membulatkan kosa kata yang panjang atau pendek. Selama membaca bersama, anak juga bisa menulis ulang atau menggambar visualisasi yang dapat ia hubungkan untuk mencocokan kalimat.

  1. Bantuan gambar

Anak dengan kelainan disleksia akan lebih mudah belajar dengan metode gambar. Cara ini dapat dilakukan dengan cara menuliskan kata yang ingin dilatih pada dua sisi kertas, misalnya kata “dua”. Pada satu sisi kertas , anda bersama dengan si kecil dapat menggambar langsung pada kalimat tersebut, misalnya anda dan si kecil dapat menambahkan dua buah mata untuk menggambarkan sebuah wajah atau gambar lainnya.

  1. Baca, susun, tulis

Dengan selembar kertas karton, buat tiga kolom: Baca, Susun, dan Tulis. Kemudian, sediakan spidol dan balok huruf warna-warni. Tuliskan kosakata yang ingin Anda latih di kolom Baca dan minta anak Anda untuk melihat huruf-huruf pembentuk kata tersebut. Kemudian, si kecil akan menyusun kata tersebut di kolom Susun menggunakan balok huruf. Terakhir, minta ia untuk coba menuliskan kata tersebut di kolom Tulis sambil membacakannya dengan lantang.

  1. Ajarkan mendetail

Pertama, ajarkan anak dengan menunjukkan satu kata, misalnya  “beruang” dan bacakan untuknya dengan suara yang jelas dan lantang. Kemudian, minta ia untuk coba mengeja huruf pembentuk kata tersebut. Tanyakan huruf hidup apa saja yang ia lihat, huruf apa yang ia lihat di awal, tengah, dan akhir kata. Hal ini akan membantunya untuk menganalisis kosakata tersebut dan memprosesnya dengan terinci.

Nah itu tadi adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengejarkan anak dengan kebutuhan disleksia. Sebenarnya masih sangat banyak lagi cara untuik menunjang pembelajaran anak disleksia. Temani anak belajar dengan penuh kesabaran dan kasih sayang supaya anak merasa nyaman dan dapat menerima apa yang diajarkan dengan baik.


  • 0

Jangan Salah Pilih Sekolah Buat Anak!

Tahun ajaran baru sebentar lagi akan segera tiba. Para orang tua mulai sibuk mencarikan sekolah barubagi anak mereka. Khususnya bagi orang tua yang memiliki anak berusia akan memasuki pendidikan anak usia dini, taman kanak-kanak, ataupun sekolah dasar pastilah sangat selektif dalam memilih sekolah yang tepat bagi buah hati mereka. Begitu banyak sekolah yang ditawarkan dengan embel-embel fasilitas yang beragam, harga yang di bandrol oleh sekolah-sekolah kini pun cukup tinggi. Sehingga pemilihan sekolah berdasarkan kebutuhan anak sangatlah penting dilakukan oleh orang tua. Tidak hanya melihat fasilitas yang ditawarkan, namun juga menyesuaikan sistem pembelajaran yang di berikan dengan kebutuhan si anak. Jangan sampai anda membayar mahal untuk sekolah anak namun sistem pendiidkan yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhana naak sehingga pembelajaran yang diterima tidak maksimal.

Nah… lalu bagaimana cara untuk memilih sekolah yang sesuai bagi buah hati?

Begini tipsnya.. 🙂

  1. Memperhatikan kebutuhan psikologis mendasar anak dan memperhatikan tahapan perkembangan anak.

Contohnya, kebutuhan anak untuk merasa mampu. Apakah sekolah tersebut misalnya memberikan kesempatan bagi anak untuk menampilkan kebiasaannya, atau apakah sekolah memberi kesempatan kepada anak untuk mengikuti kompetisi meskipun ia tidak berprestasi.

  1. Dapat memenuhi kebutuhan individual anak

Sekolah yang seperti ini biasanya melakukan pembedaan cara pengajaran, misalnya memberikan tugas yang lebih sulit untuk anak yang sudah lebih advanced atau menerangkan dengan menggunakan alat bantu gambar untuk anak yang memiliki gaya belajar visual.

  1. Dapat membantu pencapaian tujuan jangka panjang orangtua untuk anak masing-masing.

sekolah harus memiliki nilai-nilai yang sama dengan orangtua. Misalnya bila orangtua menginginkan anak memiliki kemandirian, apakah sekolah tersebut melakukan hal-hal yang bisa membuat anak mandiri atau selalu membantu anak dalam melakukan segala sesuatu sehingga tidak melatih kemandirian anak. Hal ini bisa dilihat pada saat kunjungan ke sekolah.  Selain berbicara dengan kepala sekolah, sempatkan untuk berbicara dengan guru, murid, atau mungkin orangtua lain yang ada di sekolah.

  1. Visi dan misi

Memilih sekolah yang tepat untuk anak tentulah yang sesuai dengan visi dan misi orang tua menyangkut pendidikan. Misalnya, orang tua yang memasukan anaknya di sekolah yang mengutamakan pendidikan agama. Harus yakin kalau pendidikan agama yang diberikan mereka di rumah juga sama bagus dan diutamakan.

  1. Lingkungan sekolah

Suasana sekolah yang menyenangkan dan membuat orang “betah” untuk menghabiskan waktu. Memiliki perpustakaan sekolah yang cukup lengkap. Staf dan guru yang ramah terhadap semua pengunjung dan siswa.

  1. Jarak

Untuk anak usia TK dan SD, jarak sekolah jadi hal yang harus dipertimbangkan. Sekolah yang jaraknya tidak terlalu jauh lebih sesuai untuk anak usia sekolah TK dan SD. Sekolah terlalu jauh membuat anak menjadi terlalu lelah mulai dari harus bangun pagi sampai macet-macetan. Tidak cukup istirahat membuat konsentrasi belajar tidak baik.

  1. Biaya

Tentunya sebagai orang tua kita ingin memasukan anak di sekolah yang memiliki fasilitas dan sistem belajar terbaik. Tapi jangan lupa memperhatikan kemampuan finansial kita. Tanyakan pada diri sendiri, mampukah kita menyekolahkan anak di tempat tersebut. Misalnya, bila kita ingin menyekolahkan anak di sekolah internasional, pastikan kita mampu membayar biaya sekolah anak bukan hanya saat ini tapi seterusnya hingga lulus.


  • 0

Pendidikan Karakter

Belakangan ini pendidikan karakter sedang gencar-gencarnya dibicarakan. Banyak sekolah yang akhirnya membuat sistem pendidikan baru yang berbasis pendidikan karakter. Namun apa sebenarnya pendidikan karakter itu? Pentingkah diadakannya pendidikan karakter disekolah? Bagaimana cara untuk memberikan pendidikan karakter pada anak?

Pertanyaan-pertanyaan diatas tadi akan kami bahas dalam artikel ini.

Jika kita bertanya apa itu pendidikan karakter, kita dapat melihat salah satu contoh bagaimana semrawut dan kacaunya berita-berita negatif yang diberitakan oleh televisi, maraknya masalah-masalah sosial dimasyarakat juga menunjukkan buruknya karakter yang terbentuk dari individu yang melaukannya. Contoh lain akibat buruknya karakter yang dimiliki individu adalah tindakan kekerasan yang terjadi dimana-mana, tawuran antar pelajar, kurangnya rasa hormat dan sopan santun terhadap orang yang lebih tua dan sebagainya. Bahkan sebagian besar yang terlibat dalam masalah-masalah sosial tersebut adalah remaja. Miris mendengarnya… bagaimana tidak.. remaja yang akan menjadi tolak ukur dan penentu kemajuan bangsa malah memiliki karakter yang buruk. Akan jadi apa bangsa ini?

Pendidikan karakter memang harus segera di galakan. pasalnya… semakin lama kita berdiam maka akan semakin bobrok mental dan karakter generasi penerus bangsa. Kemajuan teknologi dan kebabasan demokrasi yang terlewat batas menjadi pemicu bobroknya mental dan karakter generasi penerus bangsa. Peran anak-anak bangsa yang hanya menjadi pengguna teknologi tanpa adanya keinginan untuk menciptakan teknologi hanya akan membodohkan dan menjadikannya menjadi anti sosial. Begitu juga dengan kebebasan demokrasi yang berlebihan, hanya akan membuat banyak generasi muda kita menjadi bebas melewati dari batas norma dan nilai yang berlaku di masyarakat.

Namun bagimana cara kita menanamankan karakter yang baik bagi generasi penerus bangsa?

Jawabannya adalah dengan pendidikan karakter. Sebenarnya pendidikan karakter pertama yang didapatkan oleh individu adalah dari keluarganya. Pada tahap ini, peran orang tua sangat dominan dalam pembentukan seseorang. Karena pembentukan karakter individu yang paling besar terjadi ketika dia masih berusia kanak-kanak. namun belakangan ini banyak juga sekolah yang akhirnya membuat sistem pendidikan berbasis pendidikan kerekater. Pada artikel ini, kita akan membahas beberapa cara yang dapat dilakukan oleh sekolah untuk membentuk karakter yang baik pada siswa dan siswinya.

  1. Kegiatan rutin disekolah

Kegiatan ini bisa dilakukan dengan memberikan salam dan memberi hormat apabila bertemu guru dan orang yang lebih tua disekolah. Biasakan untuk bertegus sapa apabila bertemu teman, kakak kelas, ataupun adik kelas. Di ruang kelas dapat dialakukan piket rutin bergilir seluruh warha gelas.

  1. Upacara bendera

Upacara bendera secara rutin juga dapat menjadi salah satu cara untuk menanamkan pendidikan karakter bagi siswa. karena siswa dituntut untuk rapi, tertib, dan disiplin. Siswa juga diajak untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan yang mempertaruhkan nyawa demi kemerdekaan bangsa Indonesia.

  1. Kegiatan spontan

Kegiatan spontan dapat juga disebut kegiatan insidental. Kegiatan ini dilakukan secara spontan tanpa perencanaan terlebih dahulu. Contoh kegiatan ini adalah mengumpulkan sumbangan ketika ada teman yang terkena musibah atau sumbangan untuk masyarakat ketika terjadi bencana.

  1. Pengkondisian

Pengkondisian berkaitan dengan upaya sekolah untuk menata lingkungan fisik maupun nonfisik demi terciptanya suasana mendukung terlaksananya pendidikan karakter.

  1. Keteladanan

Sikap keteladanan disekolah dapat dilakukan oleh guru, tenaga kependidikan sekolah, ataupun siswa dengan bersikap yang baik sehingga dapat menjadi contoh dan panutan bagi siswa lain.

  1. Pengintegrasian dalam mata pelajarn

Butir-butir nilai pendidikan karakter sudah seharusnya terdapat di setiap standar kompetensi dan kompetensi dasar yang ada di setiap bahan ajar yang diberikan. Pengintegrasian ini dimulai dari pencantuman nilai-nilai karakter di dalam silabus dan secara aktif mengajarkan nilai tersebut dalam proses pembelajaran. Ini dilakukan sambil secara interaktif berkomunikasi dengan siswa yang kesulitan merealisasikan butir-butir nilai pendidikan karakter yang diajarkan kepadanya.


  • 0

Tips Belajar yang Efektif

Bulan Mei ini bakalan jadi bulan yang bikin deg-degan bagi sebagian besar siswa kelas 6 SD. Pasalanya, ujian nasional bakal menghampiri mereka pada bulan Mei ini. ujian yang merupakan indikator kelulusan negara ini tentu harus dipersiapkan dengan baik dan matang. Nah… bagi kamu yang sekarang sedang duduk di bangku kelas 6 SD, are you ready for Exam guys?

Banyak hal yang harus dipersiapkan menjelang ujian nasional. Selain belajar yang rajin, kamu juga harus banyak mempersiapkan hal yang lain seperti berdoa, menjaga kesehatan badan, banyak berlatih soal, dan lain sebagainya. Namun seringkali masih banyak siswa yang masih sulit untuk menemukan cara yang efektif dalam belajar. Padahal belajar yang efektif sangat diperlukan ketika akan menghadapi ujian nasional agar waktu yang ada dapat dipergunakan sebaik mungkin.

Nah… dalam artikel ini kita akan bahas bagaimana tips belajar yang efektif nih… yuk cusss kita bahas apa-apa saja cara belajar agar efektif.

  1. Buat Suasana Belajar yang Nyaman

Yang perlu kamu lakukan pertama adalah bagaimana cara membangun suasana belajar yang nyaman. Ada banyak cara untuk membuat mood belajar itu muncul, diantara: kamu bisa belajar sambil mendengarkan musik, belajar di tempat-tempat yang nyaman misalnya di taman atau dipinggir danau, atau diruangan ber-AC, atau kamu juga bisa mendekorasi ruang belajarmu agar tidak membosankan.

  1. Merangkum pokok pembelajaran

Dengan merangkum pokok pembelajaran akan lebih memudahkan kamu untuk memahami dan menghapal pokok materi yang kamu pelajari. Cara ini juga akan memudahkan kamu untuk mengingat materi.

  1. Waktu belajar yang tidak terlalu lama dengan frekuensi yang sering

Kamu perlu mengatur waktu belajarmu, karena jika kamu belajar dengan waktu yang cukup lama sekaligus maka kamu akan merasa bosan dan jenuh, konsentrasimu akan semakin berkurang apabila terlalu lama belajar, hingga akhirnya belajarmu akan kurang efektif. Dengan mengatur waktu belajar yang tidak terlalu lama dengan frekuensi yang sering akan sangat membantumu untuk belajar efektif. Jeda waktu belajarmu dapat kamu gunakan untuk merefresh otak sekejap agar kembali konsen ketika melanjutkan belajar.

  1. Bersihkan meja belajar dari barang-barang yang tidak diperlukan

Jangan sampai meja tempat kamu belajar dipenuhi dengan benda-benda yang bisa mengalihkan perhatian.  Singkirkan telepon, laptop, serta benda lain yang tidak berhubungan dengan aktivitas belajar.  Pastikan juga alat tulis dan kertas yang kamu perlukan terletak dalam jarak jangkauanmu.  Ingat, salah satu penyebab gagalnya aktivitas belajar adalah terlalu banyaknya hal-hal lain yang bisa mengalihkan aktivitas belajar.  Jika hal-hal pengalih perhatian itu dijauhkan dari jangkauan, maka kamu akan lebih mudah fokus dan berkonsentrasi dalam menyerap materi.

  1. Belajar dengan kondisi paling bugar

Cobalah belajar di saat kondisi paling bugar.  Saat baru bangun tidur, setelah tidur siang, atau sehabis mandi.  Ketika tubuh kamu masih segar, otomatis pikiran akan fresh dan materi yang dipelajari akan lebih mudah diserap.  Dalam kondisi tubuh optimal, suatu hal yang biasanya menuntut 3-4 kali baca sebelum kamu bisa memahaminya bisa kamu pelajari lebih cepat, mungkin hanya dalam 2 atau bahkan sekali baca. Satu lagi poin penting, jangan melakukan hal-hal yang melelahkan sebelum belajar, baik secara fisik maupun mental.  Persiapkanlah fisik kamu sebugar mungkin untuk bisa belajar dengan efektif.

Nah… demikianlah beberapa tips yang dapat dilakukan unutk membuat belajarmu lebih efektif… selamat mencoba guys…


  • 0

Penanganan Korban Bullying

Miris… kasus bullying akhir-akhir ini semakin meningkat. Begitu banyak surat kabar yang memberitakan kasus bullying yang terjadi di kalangan anak-anak  yang terjadi di sekolah. Bullying adalah tindakan mengintimidasi dan memaksa seorang individu atau kelompok yang lebih lemah untuk melakukan sesuatu di luar kehendak mereka, dengan maksud untuk membahayakan fisik, mental atau emosional melalui pelecehan dan penyerangan. Hal ini jika dibiarkan terus menerus tentu akan sangat merugikan banyak orang, terutama bagi si korban bullying yang masih berusia kanak-kanak dan dan juga bagi keluarganya.

Namun masih banyak orang tua yang terlambat menyadari bahwa anak mereka menjadi korban bullying hingga si anak akhirnya sudah terlanjur mengalami dampak dari bullying tersebut. Dampak yang ditimbulkan oleh perilaku sangat mengerikan, si korban akan tidak senang jika berkumpul dengan teman-temannya, sering bolos atau takut pergi ke sekolah/lingkungan dekat rumah,prestasi disekolah menuruh, menarik diri dari pergaulan, depresi, bahkan sampai bunuh diri.

Padahal orang tua memegang peranan penting dalam proses perkembangan anak. Namun sebagai orang tua, anda harus mengakui bahwa terkadang anda menyerahkan sepenuhnya masalah pendidikan dan issue yang anak-anak hadapi di sekolah kepada para pendidik di sekolah. Dalam menghadapi issue bullying, peran orang tua dan pendidik di sekolah sama pentingnya. Orang tua dan guru di sekolah harus bekerjasama untuk membantu-baik para korban bullying dan bullies itu sendiri agar tercipta sebuah lingkungan yang positif antar sesama siswa di sekolah.

Orang tua harus pintar mengenali ciri korban bullying agar dapat meminimalisir kemungkinan anak menjadi korban bullying dan dapat segera memberikan penanganan jika si anak menunjukkan tanda-tanda korban bullying. Anda dapat mengenali anak menjadi korban bullying jika si anak menunjukkan gejala sebagai berikut :

  1. Enggan untuk pergi sekolah
  2. Sering sakit secara tiba-tiba
  3. Mengalami penurunan nilai
  4. Barang yang dimiliki hilang atau rusak
  5. Mimpi buruk atau bahkan sulit untuk terlelap
  6. Rasa amarah dan benci semakin mudah meluap dan meningkat
  7. Sulit untuk berteman dengan teman baru
  8. Memiliki tanda fisik, seperti memar atau luka

Jika anak anda sudah menunjukkan tanda-tanda seperti diatas, maka anda harus segera mengambil tindakan. Orang tua dapat melakukan pencegahan terjadinya bullying. Anda dapat berkomunikasi dengan bahasa yang dapat dimengerti oleh anak. Ajar anak-anak untuk dapat merasakan apa yang orang lain rasakan (put him/herself in someone else’s shoes). Prioritaskan waktu untuk berkomunikasi dengan anak setiap hari. Selain itu anda juga harus membangun rasa percaya diri yang kuat dalam diri anak agar sifat pemalu dan penakut yang ada dalam diri anak meningkat.

Namun, apabila anak anda telah menjadi korban bullying… anda dapat melakukan beberapa hal berikut adalah cara menangani korban bullying :

  1. Berlatih menyelesaikan masalah

Berdiskusi dengan anak untuk mengatasi bullying yang tidak terlalu parah, misalnya, abaikan ejekan atau gangguan non fisik. Anak perlu diberi kesempatan untuk mengatasi masalahnya sendiri sehingga ia dapat belajar untuk menghadapi konsekuensi dari setiap masalah yang dihadapinya. Orang tua yang terlalu protektif, justru akan membuat anak menjadi sasaran empuk sebagai korban bully. Yakinkan anak bahwa mengalami kondisi sulit akan membentuk daya tahan baginya.

  1. Kasih sayang dalam keluarga

Anak seyogyanya mendapat perlindungan, kasih sayang dan perhatian terutama dari orang-orang terdekat terutama dari orang tua dan keluarganya. Penelitian menyebutkan, anak yang tumbuh di lingkungan yang baik, akan tumbuh menjadi generasi yang stabil, optimis serta cerdas secara emosional. Yang artinya perilaku orang tua dan keluarga secara otomatis akan membentuk pribadi dan mental anak. Sehingga bila anak cukup mendapat perlindungan dan perhatian dari orang-orang terdekat, ancaman luar pun akan bisa dihadapi si anak dengan optimis.

  1. Pengalihan

Anda dapat mengalihkan perhatian anak dengan mengarahkan anak untuk menyalurkan minat dan bakat yang ada pada diri anak, dengan begitu anak tidak akan terlalau berfokus dengan bullying yang dialamainya.

  1. Konseling

Konseling bisa dilakukan bersama staff pengajar di sekolah, Guru Agama, bahkan pemuka agama sekalipun. Tujuan adanya bantuan konseling, agar sang anak bisa menemukan solusi dari permasalahan yang dialami sang anak. Terkadang dengan orang tua sendiri, mereka takut untuk terbuka karena dipikiran mereka pasti orang tua akan marah dan menghukum si pelaku bullyingnya. Namun dengan mereka lah, terkadang meraka bisa terbuka dan lebih leluasa untuk mengeluarkan perasaannya.

  1. Bicara tentang pengalaman Anda sendiri

Ceritakan pengalaman Anda sendiri di sekolah kepada anak. Ini akan membantu anak tahu bahwa dia tidak sendirian dalam situasi seperti itu.

  1. Pendekatan pada pelaku bullying

Di balik tindakan berani mereka, para penindas pada dasarnya pengecut. Mereka bertindak jahat dan menjatuhkan orang lain untuk menutupi ketidak-amanan mereka sendiri dan kurangnya rasa percaya diri. Bullying mudah dijinakkan ketika kekuasaan dan kontrol diambil. Selesaikan masalah secara kekeluargaan, baik dengan pihak keluarganya bahkan melibatkan pihak terkait, seperti sekolah, organisasi diluar sekolah. Tindakan ini dipercaya efektif untuk memutus rantai peristiwa yang lebih fatal. Tak perlu diselesaikan dengan emosi apalagi dilawan dengan kekerasan.

  1. Memantau

Setelah berbagai cara pencegahan dan penanganan bullying di atas diterapkan, terus beri perhatian dan pantau keadaan anak Anda dan si penindas.

Jadilah orang tua yang peka terhadap apa yang terjadi pada anak, kenalli tanda-tanda bullying sedini mungkin, jangan sampai anak anda menjadi korban maupun pelaku dari perilaku bullying… dengan begitu anda ikut serta dalam pemberantasan perilaku bullying. Be smart parents :)!


  • 0

Cara Menemukan Passion dalam Diri

Cara Menemukan Passion dalam Diri – Seringkali kita mendengar kata passion dalam kegiatan sehari-hari, sebenernya apa sih arti sesungguhnya passion? Apa sebenarnya passion yang ada dalam dirimu?, masih banyak sekali orang yang bingung ketika diberikan pertanyaan seperti itu, oleh karena itu, kali ini kita akan membahas tentang bagaimana kita dapat menemukian passion yang ada dalam diri kita.

Passion adalah sesuatu yang selalu ingin kamu lakukan dan saat kamu melakukan kegiatan tersebut kamu merasa senang dan selalu ingin mengeksplorasi lebih banyak tentang hal tersebut, kamu juga melakukannya tanpa paksaaan dan tidak merasa bosan. Seseorang yang memiliki passion akan terus menerus memikirkan, built-in dalam dirinya, untuk mewujudkan sesuatu, dan ia tidak pernah akan berhenti sebelum sesuatu itu terjadi.

Namun, menemukan sesuatu yang menjadi passionmu itu memang gampang-gampang susah. Beberapa orang banyak yang mengartikannya sama dengan hobi. Sebenarnya passion berbeda dengan hobi. Menurut Rene Suhardono, hobi itu ibarat pekarangan rumah dan passion itu ibarat rumahnya. Jadi orang yang mengerjakan hobi hanya ada di pekarangannya saja, sedangkan orang yang benar-benar mengikuti passionnya ibarat telah berada di dalam rumah, jika hobi merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan atas dasar kesenangan dan dilakukan di waktu senggang, sedangkan passion adalah sebuah gairah dalam melakukan kegiatan yang dibarengi dengan keinginan untuk melakukan hal yang lebih baik dari sebelumnya. Hobi berdasarkan kesenangan dalam melakukan, sedangkan passion berdasarkan kompetisi dengan diri sendiri.

Namun bagaimana cara untuk menemukan passion dalam diri?… dalam artikel ini kita akan membahas bagaimana cara untuk menemukan passion dalam diri.

Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menemukan passion, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Bertanya pada diri sendiri

Ikuti kata hatimu, karena hanya dirimu yang sebenarnya tau sesuatu yang kamu benar-benar sukai. Jangan ikuti keinginan orang tuamu, pacarmu atau teman-temanmu. Passion itu bisa sesuatu yang benar-benar mengobarkan semangat dalam jiwamu. Kerjakanlah passion yang membuatmu merasa hidup.

2. Temukan hal yang kamu yakini dengan kuat meskipun ditentang oleh banyak orang

Kebanyakan, orang tua memang memiliki peran besar untuk menentukan passion yang kamu punya. Tapi jika passion yang mereka harapkan tidak cocok dengan apa yang kamu mau, jangan diteruskan! Percayalah, mengikuti passion yang kamu mau bukan hal yang buruk kok.

3. Kenali kemampuan yang paling menonjol dalam dirimu

Apa kemampuan terhebatmu? Pertanyaan ini seharusnya sudah kamu pikirkan sedari kecil. Setiap orang pasti punya bakat dan kelebihannya masing-masing. Memahami kemampanmu yang paling dominan bisa membantumu untuk menemukan passion-mu.

4. Apa hal yang kamu sukai semasa kecil?

Terkadang, untuk menemukan passion-mu, kamu bisa mencoba untuk melihat kembali ke masa lalumu. Coba ingat-ingat, ketika kamu kecil dulu, apa yang kamu sukai? Hal yang kamu sukai itu membentuk dirimu sampai sekarang. Siapa tahu, itulah jawabannya.

5. Kegiatan apa yang membuatmu penasaran ingin mencobanya?

Salah satu cara terbaik untuk menemukan passion adalah dengan mencoba-coba. Banyak orang yang menganggap hal ini buang-buang waktu. Tapi percayalah, untuk menemukan passion, terkadang, harus ada waktu yang dikorbankan.

6, Coba dulu

Kalau merasa sudah tahu passion kamu apa dan ingin menjadikannya karir full-time, coba di-tes dulu. Misalnya kamu ingin jadi fotografer, maka lakukanlah secara iseng-iseng sebagai pekerjaan sampingan. Jangan langsung heboh, apalagi sampai meninggalkan semua aktivitas lain dan berinvestasi membeli semua perlengkapannya. Kalau sudah dijalani berbulan-bulan dan kamu masih betah, berarti minat kamu memang fotografi dan sanggup menjadikannya sebagai profesi.

7. Riset

Riset dan kumpulkan info tentang bidang yang kamu minati seeebanyak mungkin. Jangan cepat puas, dan jangan menjadikan para amatir sebagai tolak ukur diri kamu!

8. Terus coba dan jangan menyerah

Jangan berhenti latihan dan mempertajam skill kamu, serta jangan cepat menyerah meski ada banyak tantangan. Misalnya, kalau kamu iseng-iseng buka online shop dan ternyata harus menghadapi berbagai problem—mulai dari kerepotan mengatur keuangan sampai menghadapi pelanggan galak—jangan nyerah! Lagian, kalau passion kamu memang di berjualan, kamu emang nggak akan nyerah juga, sih…

Nah itu adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menemukan passion… selamat mencoba

-HM_


  • 0

Melatih Otak Kiri

Otak manusia terdiri dari dua bagian , yaitu otak kanan dan otak kiri. Setiap bagian dari otak sendiri memiliki kemampuan dan fungsi yang berbeda-beda. Peran masing-masing otak manusia adalah sebagai berikut :

Otak kanan :

  • Mengontrol tubuh bagian kanan
  • Bentuk tiga dimensi
  • Musik dan seni
  • Penyatuan
  • Subyektifitas
  • Imajinasi
  • Intuisi
  • Kreatifitas
  • Emosi

Otak kiri :

  • Mengontrol tubuh bagian kiri
  • Ketrampilan angka-angka
  • Matematika / ketrampilan ilmiah
  • Menganalisa
  • Obyektifitas
  • Menulis
  • Berbicara
  • Logika
  • Pertimbangan

Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa otak kanan bertanggungjawab secara acak, intuitif, holistik, menyatukan dan pemikiran subyektif. Sedangkan otak kiri berperan untuk berfikir logika, skuensial, analitis, dan obyektif. Kebanyakan individu memiliki preferensi berbeda dalam menggunakan salah satu gaya berfikir ini. Jadi seseorang mungkin lebih cenderung menggunakan otak kiri, dan yang lain mungkin lebih cenderung ke otak kanan –  didasarkan pada bagaimana mereka menggunakan otak kanan dan otak kiri untuk memecahkan masalah.

Namun kali ini kita akan membahas bagaimana cara mengoptimalkan otak kiri bagi mereka yang memiliki kecenderungan menggunakan otak kiri. Berikut ini adalah hal-hal yang dapat dilakukan untuk melatih dan mengoptimalkan fungsi otak kiri.

  1. Menulis

Menulis adalah cara melatih otak kiri terbaik. Cara mudah yang dapat dilakukan dengan memulai menulis buku harian pribadi, kemudian kita juga dapat menulis Blog pribadi untuk melatih otak kiri kita. Cara mudah untuk memulai menulis adalah dengan menemukan sebuah subjek yang diminati lalu menungkan isi hati ke dalam tulisan tersebut.

  1. Membaca

Otak kiri sangat berhubungan dengan kosa kata dan ejaan, membaca melatih kemampuan otak dan juga membuat otak selalu aktif. Kamu dapat membaca berbagai hal yang Kamu senangi, yang nantinya juga bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan-mu. Banyak-banyaklah membaca, kegiatan ini menjadi latihan dasar yang bagus bagi otak. Kamu bisa membaca hal apapun, tapi utamakan yang memiliki manfaat besar bagi kehidupanmu.

  1. Bermain game puzzle

Bermain game adalah cara yang menyenangkan untuk melatih otak. Kamu bisa mengisi teka-teki silang (TTS), bermain jigsaw atau bermain puzzle (game) yang dapat mengasah otak kiri Kamu dengan cara yang menyenangkan. Kamu juga bisa bermain scrabble, yang membantu Kamu untuk bermain membangun kosakata dan juga meningkatkan keterampilan mengolah kata-kata.

  1. Mempelajari bahasa baru

Tambahlah kosa kata baru setiap hari. Pelajari kata-kata baru, bisa berasal dari kamus maupun buku-buku yang dibaca. Hal ini bisa menjadi sarana latihan bagi otak, dan meningkatkan sisi pengetahuan berbahasa. Belajar bahasa baru, melatih kemampuan otak dalam menyimpan informasi baru. Bentuk latihan semacam akan menjaga kesehatan otak. Dan siapa tahu, kebiasaan mempelajari bahasa dan kosa kata ini bermanfaat sebagai pendukung Kamu dalam mencari pekerjaan di masa depan.

  1. Mengisi TTS dan Sudoku

Mengisi teka-teki yang edukatif mampu merangsang otak untuk berpikir dan menajamkan memori. Demikian juga Sudoku, dapat melatih otak untuk mengenal angka-angka dengan cepat.

  1. Berkreasi bersama orang lain

Ketika mengerjakan sesuatu hal, maka Kamu bisa melakukannya dengan berkolaborasilah dengan orang lain. Karena bekerja sendiri malah membuat kita mati ide dan kreatifitas, sehingga butuh teman yang nantinya bisa memasukan ide dan kreatifitas.

Oke guys… itu adalah beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk melatih dan mengoptimalkan fungsi otak kiri.. selamat mencoba J

_Afzananta-HM_


Connect with Us!

Rahasia Bikin Aplikasi Playstore tidak Pakai Coding Seri 01

Rahasia Bikin Aplikasi Playstore tidak Pake Coding Seri 02

ebook murah dan berkualitas. banyak diskonnya. beli segera!!!

TAS MOBIL MULTIFUNGSI

Location

Visitor

0134899
Hari ini : 90
Kemarin : 290
Bulan ini : 735
Total Kunjungan : 134899
Who's Online : 2