Category Archives: peluang bisnis sekolah robot

  • 0

KURSUS PELATIHAN DAN WORKSHOP PLC DAN HMI

PENGERTIAN PLC  ATAU PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER

Pengertian dari PLC atau yang dikenal sebagai Programmable Logic Controller adalah suatu perangkat elektronik atau module-module yang pada umumnya banyak terpasang di mesin-mesin produksi. Hampir semua mesin-mesin produksi pada pabrik di jaman sekarang ini telah menggunakan Programmable Logic Controller atau PLC dan Human Machines Interface atau HMI.

Karena pada dasarnya PLC dan HMI  pertama kali adalah kosong alias tanpa ada isi apapun seperti komputer, maka harus diisi suatu program. Jadi secara bahasa sederhana dapat dijelaskan bahwa prinsip kerja dari PLC dan HMI adalah suatu alat yang harus diprogram terlebih dahulu layaknya komputer dan pemrograman tersebut harus sesuai dengan merk dari PLC yang digunakan. Sebagai contoh adalah sebagai berikut :

  1. PLC merk OMRON, harus menggunakan software CX-One atau SYSMAC Studio
  2. PLC merk SIEMENS, harus menggunakan software : MICROWIN, SIMATIC MANAGER atau TIA PORTAL
  3. PLC merk MITSUBISHI, harus menggunakan software IQ-works, GX-Works2, MX-Component, MX-Sheet
  4. PLC merk AB, harus menggunakan software RS. Logic atau Connected Components Workbench (CCW)
  5. PLC merk SCHNEIDER, harus menggunakan software : PL7, CONSEPT, TWIDO SUITE, UNITY PRO, ZELIO SOFT

Jadi PLC ini harus diprogram terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhan Mesin Produksi dan tujuannya. Sebagai satu contoh sederhana adalah cara kerja LIFT. LIFT ini yang terdapat di mall, kompleks perkantoran atau di hotel merupakan suatu produk hasil dari olahan PLC. Hasil dari pemrogramannya adalah LIFT dapat bekerja secara otomatis membuka dan menutup pintu. Selain itu juga dapat bergerak turun dan naik hanya dengan menekan angka-angka dan tombol yang terdapat di keypad.

Kita dapat bayangkan bagaimana sulitnya memproduksi COCA COLA dan AQUA jika dikerjakan tanpa menggunakan teknologi otomasi PLC yang canggih? Dari 1 proses produksi awal yakni pembuatan Botol atau Blowmould, kemudian sampai ke pengisian atau filling, kemudian ke proses penutupan botol  atau capper, kemudian masuk ke proses dilabel atau Labeller dan terakhir adalah proses pengemasan atau packing) , Aqua dan Coca cola bisa menghasilkan 1.000 (seribu) botol  per-menit. Karena PLC dan HMI lah Aqua dan Coca Cola dapat memproduksi secepat itu. Dimana mesin mesin mereka rata-rata berasal dari Jerman dan di dalam mesin mesin terbut telah tersemat teknologi PLC dan HMI canggih dari perusahaan Siemens. Oleh karena itu di era saat ini maka penggunaan PLC dan HMI adalah menjadi suatu kewajiban perusahaan dalam pembuatan mesin produksi. Selain karena menghindari adanya human error, tujuan lainnya adalah menghindari ketergantungan terhadap manusia dalam hal peningkatan kapasitas produksi dimana harga tenaga manusia atau labour yang semakin mahal. Sisi lainnya adalah factor presisi dan kecepatan yang paling penting diutamakan dalam hal penggunaan teknologi PLC dan HMI.

PENGERTIAN HMI  ATAU HUMAN MACHINE INTERFACE

Pengertian dari HMI (Human Machine Interface) atau dalam Bahasa Indonesianya adalah Interface penyambung ke manusia merupakan suatu layar seperti layaknya layar monitor komputer penghubung ke CPU dimana semua proses dapat dikeluarkan untuk dilihat dan dikontrol melalui layar tersebut. Atau dalam Bahasa lainnya adalah seperti muka mesin dan komunikasi manusia ke mesin adalah melalui muka mesin tersebut.

Sama halnya seperti PLC, HMI ketika keluar dari pabrikan pada dasarnya masih kosong dan harus diisi dengan program untuk menjalankannya sesuai dengan kebutuhan. Program atau softwarenya harus sama merknya dengan merk HMI tersebut. Sebagai contohnya adalah sebagai berikut :

  1. HMI merk OMRON, harus menggunakan software CX-Designer, NA-Series,NB-Series, NS-Series
  2. HMI merk SIEMENS, harus menggunakan software : WinCC software atau yang terbaru sekarang TIA PORTAL
  3. HMI merk AB, harus menggunakan software FACTORY TALK dan RS. VIEW
  4. HMI merk MITSUBISHI, harus menggunakan software PX-Developer, GT SoftGOT
  5. HMI merk SCHNEIDER, harus menggunakan software : Magelis, VijeoCitect, Intouch(Wonderware)

Sebagai Lembaga Pendidikan yang bergerak di bidang otomasi, robotika  dan elektronika. Proactive menyelenggarakan kursus workshop dan pelatihan untuk PLC atau Programmable Logic Controller dan HMI atau Human Machine Interface.

Adapun Materi Kursus, Workshop dan Pelatihan PLC dan HMI adalah sebagai berikut :

  1. Sistem Kontrol Kelistrikan Pada Motor Listrik
  2. Perangkat Keras PLC
  3. Dasar Dasar Pemrograman PLC
  4. Pemrograman Dengan Ladder Diagram
  5. Pemrograman Dengan Logic Diagram
  6. Penggunaan Instruksi KEEP
  7. Penggunaan Instruksi DiFu dan DiFd
  8. Penggunaan Timer dan Counter
  9. Pemrograman PLC Dengan HMI

Biaya Pelatihan : Rp. 3,500,000 (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)

Keterangan :

  1. Pelatihan selama 3 hari full (baik private maupun non private)
  2. Modul/ Hand Out
  3. Free Flashdisk
  4. Sertifikat
  5. 1x Makan Siang dan Minuman Segar tiap hari
  6. Peserta wajib bawa laptop sendiri
  7. Ruang belajar nyaman, full AC dan Multimedia

Anda berminat mengikuti kursus, pelatihan dan workshop PLC atau Programmable Logic Controller dan HMI di tempat kami? Untuk Informasi details dan Pendaftaran, silahkan klik link di bawah ini:

 

 

 

Pelatihan PLC dan HMI di Yogyakarta

Training PLC dan HMI di Yogyakarta

Kursus PLC dan HMI di Yogyakarta

Workshop PLC dan HMI di Yogyakarta


  • 0

SEJARAH BERDIRINYA PROACTIVE

Proactive Education mulai berdiri pada tahun 2009 oleh Bpk Muhamad Chusnu. Hanya berbekal background ilmu marketing yang bekerja diperusahaan sebelumnya serta hanya terinspirasi oleh passion dan hobby di bidang elektronika, pada bulan Mei 2009 mulai membuka kursus dan sekolah robot dengan program assembling atau merakit robot. Awalnya Proactive hanya memilik 4 karyawan atau instruktur robotic dan kemudian menjalin kerjasama dengan produsen robotika dari korea yaitu ROBO ROBO dan KAI Robot yakni dengan mengimpor educational robot untuk dimasukkan kurikulum Pendidikan robotiknya ke sekolah TK dan Sekolah Dasar (SD) di Yogyakarta. Alhasil, presentasi demo robotic ke sekolah sekolah khususnya TK dan SD saat itu hasilnya tidak begitu menggembirakan. Ditahun pertama pendirian sekolah robotic tersebut, Proactive hanya bekerjasama dengan 5 sekolah dasar di Yogyakarta.

assembling robot program

Kantor Proactive pertama kali di Jalan Dr Sardjito No. 13 dengan menyewa 1 ruko sangatlah kurang mendukung pada saat itu. Dengan perlengkapan dan peralatan robotic seadanya, sosialisasi ilmu robotika terus dilakukan ke sekolah sekolah, instansi Pendidikan non formal lainnya, melakukan serangkaian kegiatan workshop, pelatihan dan lomba robotika di Yogyakarta, menggandeng beberapa komunitas anak-anak di Yogyakarta. Hasil dari sosialisasi ini pun mulai terlihat di awal tahun 2010, dimana ada penambahan siswa di center pusat pembelajaran robotika di kantor Proactive.

workshop robotik di yogyakarta

Pada awal tahun 2010, Proactive mulai menggali ide-ide baru mengenai robotika dimana Proactive merekrut lulusan lulusan ilmu robotika terbaik dari Universitas Negeri Yogyakarta jurusan Mekatronika. Mulai tahun tersebut kami meningkatkan jumlah karyawan instruktur robotic menjadi 10 orang dan kami mengembangkan kurikulum robotika dengan Program Making, yakni Program membuat robot. Dalam Program Making Robot ini, siswa benar benar mendalami secara riil proses pembuatan robot dari nol. Yakni mulai dari pengenalan komponen elektronika seperti resistor , transistor, proses design layout rangkaian elektronika PCB, proses melarut PCB hingga pencetakan layout rangkaian elektro PCB. Kemudian juga proses proses menyolder, dan pemasangan alat alat mekanik pada robot yang dibuat.

kegiatan ekstrakurikuler robotik

   Suasana Kegiatan Belajar Robotik Program Making Robot

Program Making robot yang mulai diperkenalkan pada tahun ajaran baru 2010 mendapat sambutan hangat dari para orangtua siswa, siswa-siswa dan juga guru coordinator ekstrakurikuler di sekolah. Dengan sambutan yang begitu hangat, kami segera menyewa 3 ruko sekaligus untuk melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Mengapa mereka begitu antusias menerima program kurikulum making robot? Hal ini dikarenakan ada ilmu yang bisa di peroleh siswa dalam program making robot dimana siswa langsung membuat robot sendiri melalui proses pembuatan yang menantang siswa karena robot tersebut pada akhir semester akan menjadi milik siswa. Banyak ilmu yang didapat siswa dari program making robot ini yakni ilmu elektronika, mekanika, pemrograman Bahasa C dalam Arduino dan proses pembuatannya yang membutuhkan ketelatenan, ketelitian dan kesabaran. Dibandingkan dengan program sebelumnya yaitu Program Assembling Robot, siswa hanya merakit robot dengan peralatan yang sudah disediakan menjadi bentuk tertentu sesuai panduan dari buku modul yang sudah ada. Jadi dengan Program Making Robot, siswa tidak hanya menjadi seorang Operator Robot saja, melainkan sudah menjadi seorang Pembuat Robot!

Tahun Ajaran 2010 menjadi tahun kebangkitan ilmu robotika di Yogyakarta, dimana dengan Program Robotika yang baru, banyak sekolah-sekolah yang bekerjasama dengan Proactive dalam kegiatan ekstrakurikuler maupun penunjukan kami sebagai pembimbing dalam berbagai event lomba robotika baik di ringkat daerah, nasional dan Internasional. Indikasi dari response yang baik dengan adanya kurikulum program making robot adalah dengan naiknya jumlah siswa robotic kami menjadi 750 siswa termasuk siswa ekstrakurikuler dan center dengan kerjasama 30 sekolah sekolah di Yogyakarta dalam program ekstrakurikuler robotika.
Pada tahun 2015, Proactive mengakuisisi kantor baru 2 lantai di jalan Wonosari km 8 untuk lebih meningkatkan dan mengembangkan robotika pada khususnya. Di kantor ini, kami mengembangkan robotika dengan membuat Divisi Research and Development (R&D). Kami mengembangkan robot robot yang dikhususkan untuk perlombaan skala nasional dan internasional, seperti robot transporter, robot line follower analog, robot line follower microcontroller, dan humanoid robot. Selain itu kami juga mengembangkan program pembelajaran baru yakni program pembelajaran mikrokontroller Arduino, Internet of Things (IoT) atau tahapan lebih lanjut dari penggunaan mikrokontroller Arduino dengan konektifitas internet, pembelajaran drone dasar serta pembelajaran PLC (Programmable Logic Controller) atau system elektronik digital untuk pemakaian di lingkungan industry.

   ARDUINO STARTER KIT MODULLER

       IOT STARTER KIT MODULLER

STARTER KIT PLC HMI

Pada tahun 2017, Proactive mulai dilirik oleh sekolah-sekolah dari luar Yogyakarta sebagai salah satu destinasi wisata edukasi robotika untuk sekolah SD, SMP, SMA, SMK dan Universitas dalam program study tour dan program kunjungan industry dunia Pendidikan. Karena juga banyaknya permintaan untuk Program PKL SMA/SMK dan Program Magang Mahasiswa, di tahun yang sama Proactive membuka peluang program kerjasama dengan sekolah dan universitas untuk program link and match dunia Pendidikan robotika. Alhasil ditahun 2018, sudah banyak institusi Pendidikan yang bekerjasama dengan Proactive dalam berbagai macam program Pendidikan yang saling menguntungkan dalam penerapan teknologi Arduino dan IoT di peternakan, perikanan dan penerapan konsep smart home.

   PROGRAM PKL SISWA SMK

PROGRAM KERJASAMA DAN KUNJUNGAN INDUSTRI

  PROGRAM KUNJUNGAN INDUSTRI

    PROGRAM KUNJUNGAN INDUSTRI

            PROGRAM KERJASAMA

Tahun 2018 juga tahun dimana dimulainya guru-guru, dosen-dosen dari berbagai unversitas di Indonesia serta praktisi professional di industry mulai belajar mikrokontroller Arduino, Internet of Things dan juga PLC (Programmable Logic Controller) di Proactive Education. Serta pada tahun 2018 tersebut, Proactive mulai memproduksi modul modul praktis pembelajaran mokrokontroller Arduino, modul pembelajaran Internet of Things (IoT) serta modul pembelajaran Programmable Logic Controller (PLC) yang bisa digunakan institusi Pendidikan lainnya untuk mempelajari, memahami dan mendalami mikrokontroller arduino, IoT dan PLC.

KURSUS MIKROKONTROLLER ARDUINO

                            KURSUS IOT

                                  KURSUS IOT

PRODUKSI STARTER KIT ARDUINO DAN IOT

Berikut ini robot robot yang dikembangkan oleh Proactive :

1.HUMANOID ROBOT

2. LINE TRACER BASIC ROBOT

3. LINE TRACER ROBOT RACING

4. TRANSPORTER ROBOT

5. ARDUINODROID ROBOT (ROBOT YANG DIKENDALIKAN OLEH HP ANDROID)


  • 0

Peluang Bisnis Pendidikan di tahun 2019

Bisnis dan usaha yang berbasis Pendidikan telah terbukti lebih tahan terhadap berbagai resiko kerugian dan bisa lebih eksis dalam jangka panjang. Dengan derasnya arus informasi yang dapat diperoleh dari berbagai media sosial, kita dimanjakan dengan beragam informasi yang sangat bermanfaat baik dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, berita berita update terkini serta berbagai macam kemudahan yang kita dapatkan dari informasi yang ada.

Peluang bisnis pendidikan di tahun 2019 yang populer saat ini adalah usaha kursus dan sekolah robotika. Mengapa bisnis kursus dan sekolah robotika menjadi populer? Tidak lain dan tidak bukan alasannya adalah karena bisnis ini merupakan bisnis pendidikan yang berhubungan dan teknologi dan ilmu pengetahuan yang penerapannya sangat aplikatif serta bersifat otomasi dalam kehidupan dimasa yang akan datang. Dengan percepatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, bidang keilmuan elektronika dan mekatronika menjadi dasar dalam pengembangan teknologi robotika terutama penerapan teknologi ini dalam dunia industri 4.0 serta rumah tangga yakni dengan penggunaan mikrokontroller arduino serta kombinasinya menjadi Internet of Things sehingga masa depan otomasi dalam segala bidang akan terwujud untuk mempermudah kehidupan manusia.

Untuk memulai membuka usaha kursus dan sekolah robotika tidaklah mudah serta berbiaya mahal apabila kita membeli franchise dan waralaba sekolah dan kursus robotika yang sudah eksis saat ini. Banderol harga di kisaran Rp. 200,000,000 hingga Rp. 350,000,000 merupakan harga yang umum di tawarkan perusahaan kursus dan sekolah robot. Mengapa begitu mahal? Jelas karena terkait brand yang sudah mereka buat. Kenyataannya kisaran harga tersebut sangatlah mahal disamping Break Event Point (BEP) yang lama sekitar 5 tahun. Menurut penelitian kami, kurikulum merekapun hanya terbatas assembling atau merakit. Mereka menggunakan alat-alat pabrikan atau merakit komponen dan bagian bagian part robotik yang ada untuk kurikulum pembelajarannya. Akibatnya, perkembangan pendidikan robotika di Indonesia relatif lebih lambat dibanding negara-negara lain seperti Korea Selatan, China, Malaysia, Jepang, Singapura dan India. Indikasi ni terlihat dari sedikitnya inovasi dan produksi komponen dan part robotika yang ada dipasaran yang mayoritas dari hasil import.

Sebagai usaha untuk menjembatani pengembangan teknologi robotika agar lebih cepat berkembang di Indonesia, kami membuka peluang usaha dan bisnis dalam bentuk program kemitraan, waralaba dan franchise sekolah kursus robot dengan harga terjangkau dan dengan jangkauan kurikulum yang lebih luas.

Adapun pembagian kurikulum kami secara garis besar adalah sebagai berikut :

  1. Assembling atau Merakit robot. Diperuntukkan untuk anak usia dini umur 3 -8 tahun. Dengan kit robotik education yang siap pakai dengan kurikulum belajar sambil bermain. Tujuan dari pendidikan robot diusia ini adalah merangsang daya imajinasi dan kreasi anak terhadap bentuk suatu benda atau robot dan memahami cara kerja bagaimana benda di sekelilingnya bisa bergerak. Disini anak mulai mengenal berbagai sensor sederhana dan bagaimana struktur suatu benda itu bergerak. Kurikulum ini adalah peluang untuk pangsa pasar siswa PAUD dan TK.
  2. Making Robot atau Membuat Robot. Diperuntukkan untuk anak usia diatas 8 tahun atau Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA, SMK, Guru, Mahasiswa dan Umum. Dalam program ini semua proses membuat robot akan di ajarkan. Dari pengenal berbagai macam komponen elektronika dan fungsinya, proses design layout PCB, pencetakan desain layout di PCB, pengeboran, penyolderan, pembuatan struktur robot hingga pemrograman. Jadi robot yang dihasilkan adalah robot hand made buatan sendiri. Kami memiliki 15 Proyek Making robot sebagai kurikulum yang di ajarkan. Peluang ini adalah peluang untuk pangsa pasar SD, SMP, SMP, SMA, SMK, Guru, Mahasiwa, Dosen dan Umum.
  3. Kursus Arduino Program. Mikrokontroller arduino saat ini adalah alat yang sudah digunakan dalam hampir semua robot. Hal ini karena pemrogramannya yang relatif lebih mudah dipahami dan harga yang sangat terjangkau. Kami menyediakan kurikulum 3 Level Pembelajaran dengan 13 Proyek dan Kit Modul Pembelajaran Arduino yang sudah kami desain sedemikian rupa sehingga siswa akan lebih mudah memahami Arduino dan Penerapannya. Peluang pasar yang ada sangatlah luas termasuk profesional yang bekerja dengan sistem otomasi mesin.
  4. Kursus Internet of Things atau IoT. Pembelajaran IoT adalah tingkat lanjut dari pengembangan arduino yang di koneksikan dengan internet. Sehingga kontrol dalam segala aktfitas bisa dikontrol dengan HP android hingga batasan ruang, waktu dan tempat dalam sebuah sistem akan dapat diatasi ddengan pengendalian jarak jauh. Kami menyediakan kurikulum 3 Level Pembelajaran dengan 13 proyek dan Kit Modul Pembelajaran Internet of Things yang sudah kami desain sedemikian rupa sehingga siswa akan lebih mudah dalam mempelajari dan memahaminya. Peluang yang ada pun sangatlah luas termasuk pula profesional profesional yang bekerja dengan sistem otomasi.

Dengan kurikulum yang details dan jangkauan customer yang begitu luas, kami menjamin titik Break Even Point (BEP) dalam usaha sekolah kursus robot anda akan tercapai dalam jangka waktu 1 tahun. Tentunya faktor lain yang menentukan adalah jumlah investasi yang lebih murah untuk bisnis sekolah kursus robotik sejenis yang ada dipasaran.

Anda tertarik bergabung dengan kami seperti lainnya? Untuk informasi lebih lanjut mengenai program kemitraan waralaba franchise sekolah dan kursus robot, silahkan kontak kami dengan klik link wa di bawah ini :

 

 


Connect with Us!

TAS MOBIL MULTIFUNGSI

Location

Visitor

0101251
Hari ini : 252
Kemarin : 236
Bulan ini : 3989
Total Kunjungan : 101251
Who's Online : 1