Category Archives: Kurikulum dan Modul

  • 0

Kursus Workshop Pelatihan Training dan Diklat Drone For Mapping

Tags :

Berikut beberapa dokumentasi kegiatan kursus workshop pelatihan dan diklat drone for Mapping yang kami selenggarakan :


Kursus Workshop Training Diklat dan Pelatihan Drone For Mapping
Kursus Workshop Training Diklat dan Pelatihan Drone For Mapping

Kursus Workshop Training Diklat dan Pelatihan Drone For Mapping Praktek

Kursus Workshop Training Diklat dan Pelatihan Drone For Mapping

Kami memiliki 2 kategori dalam pelaksanaan kegiatan kursus workshop training diklat dan pelatihan drone for mapping atau drone untuk pemetaan. Adapun perbedaan tersebut karena adanya fasilitas yang kami berikan kepada peserta.

MATERI DRONE FOR MAPPING

  1. Hari Pertama, Pengenalan Drone dan Konsep Dasar Fotogrametri
  • Pengenalan Drone
  • Konsep Dasar Fotogrametri
  • Pengenalan Aplikasi Drone (DJI Go dan PIX4D)
  • Simulasi Terbang
  • Install Software Pengolah Foto Udara

2. Hari Kedua, raktek dan Pengolahan Hasil Foto.

  • Latihan Terbang
  • Praktek Terbang Mapping
  • Pengolahan Hasil Foto Drone, meliputi : pembuatan mosaic foto, pembuatan DEM (DSM), Covert Mosaic Foto ke data GIS

3. Hari Ketiga, Geographic Information System (GIS)

  • Inputing data foto udara
  • Ekstrasi Informasi data foto udara
  • Geoprocessing hasil ekstrasi foto udara
  • Layouting Peta Hasil Olah foto Udara

Spesifikasi Laptop : Processor 2Ghz dualcore atau diatasnya, RAM 4G atau diatasnya, OS Windows 7 ke atas, 64 bit.

 

Berikut ini Kategori Biaya Kursus Workshop Training Diklat dan Pelatihan Drone For Mapping atau Drone untuk Pemetaan :

CATEGORY I

HARGA Rp. 2,500,000/ orang

FASILITAS : Coffe Break 2x, Makan Siang, Modul Pelatihan, Kaos Polo, Sertifikat Keikutsertaan, Training Full AC dan Multimedia

KETENTUAN: Waktu Pelatihan 3 hari, Kuota minimal 6 orang (apabila belum memenuhi maka pelatihan diundur hingga memenuhi kuota)

CATEGORY II

HARGA Rp. 6,000,000/ orang

FASILITAS : Hotel 3 hari+Sarapan, Antar Jemput Peserta dari hotel ke lokasi pelatihan, Coffe Break 2x, Makan Siang, Modul Pelatihan, Kaos Polo, Training Full AC dan Multimedia, Sertifikat Keikutsertaan

KETENTUAN: Waktu Pelatihan 3 hari, Kuota minimal 6 orang (apabila belum memenuhi maka pelatihan diundur hingga memenuhi kuota)

INFO SCHEDULE DAN PENDAFTARAN (Klik link WA di bawah ini) :

 

  • diklat drone for mapping
  • diklat drone for mapping di yogyakarta
  • diklat drone untuk pemetaan 
  • diklat drone untuk pemetaan di yogyakarta
  • pelatihan drone for mapping untuk dinas pemerintah
  • pelatihan drone untuk pemetaan bagi dinas pemerintah 

  • 0

Modul Buku Calistung untuk Anak Usia Dini

Modul buku calistung merupakan alat bantu yang penting bagi anak untuk mempermudah dan mempercepat penguasaan anak dalam membaca, menulis dan berhitung di usia dini. Modul calistung yang berkualitas juga tidaklah cukup tanpa dukungan dari lingkungan lainnya seperti peran orangtua dan guru dalam mengajarkankan anak baca tulis dan berhitung dengan metode yang tepat dan suasana belajar yang menyenangkan.

Setidaknya dengan adanya modul calistung yang berkualitas akan memudahkan pemahaman anak, metode pengajaran dari orangtua dan guru yang tepat dalam membaca menulis dan berhitung. Modul buku calistung dari kami akan memudahkan orang tua dan guru dalam membimbing anak untuk menguasai step by step membaca, menulis dan berhitung pada anak didik mereka sehingga bukan hal yang mustahil terjadi pada anak dimana tanpa disadari si anak dapat membaca menulis dan berhitung dengan cepat diusia dini. Hal ini akan membantu mereka untuk memasuki jenjang pendidikan berikutnya serta menjadi dasar dalam mengidentifikasi bakat dan minat anak di usia dini.

Kami membuka program les privat baca tulis hitung atau calistung untuk anak-anak usia dini di yogyakarta dengan fasilitas ruangan belajar yang nyaman dengan AC, tentor atau pengajar profesional serta modul dan buku panduan yang berkualitas.

Kami Proactive Calistung menyediakan modul buku calistung sebagai berikut :

  1. Modul Buku Calistung untuk Anak Usia Dini Level 1 (KLIK DISINI)
  2. Modul Buku Calistung untuk Anak Usia Dini Level 2 (KLIK DISINI)
  3. Modul Buku Calistung untuk Anak Usia Dini Level 3 (KLIK DISINI)
  4. Modul Buku Calistung untuk Anak Usia Dini Level 4 (KLIK DISINI)
  5. Modul Buku Calistung untuk Anak Usia Dini Level 5 (KLIK DISINI)
  6. Modul Buku Calistung untuk Anak Usia Dini Level 6 (KLIK DISINI)
  7. Modul Buku Calistung untuk Anak Usia Dini Level 7 (KLIK DISINI)
  8. Modul Buku Calistung untuk Anak Usia Dini Level 8 (KLIK DISINI)
  9. Modul Buku Calistung untuk Anak Usia Dini Level 9 (KLIK DISINI)

  • 0

Modul Homeschooling dan Kejar Paket 2018 menggunakan Kurikulum K13

Kurikulum dikembangkan sejalan dengan tantangan dan dinamika yang dihadapi oleh masyarakat pada jamannya. Pengembangan kurikulum harus mempertimbangkan karakteristik dan kesiapan peserta didik, mengingat tingginya keragaman latar belakang keluarga dan masyarakat tempat tumbuh kembang peserta didik. Hal ini sejalan dengan pendekatan pengembangan kurikulum pendidikan kesetaraan bahwa pendidikan kesetaraan diperuntukkan untuk mengatasi masalah putus sekolah, atau droup-out, atau dislokasi peserta didik dari sekolah formal karena berbagai sebab. Selain itu, pendidikan kesetaraan juga diperlukan karena masalah keterbatasan akses, atau ketidakbisaan mencapai harapan memasuki sekolah formal, karena keterbatasan tempat atau ruang di sekolah formal dalam menampung angkatan peserta didik yang terus bertambah. Lebih dari itu, pendidikan kesetaraan juga diperlukan sebagai penciptaan ruang kreatif, atau arena sosial atau arena publik yang kreatif dan produktif, atau sebagai pendidikan alternatif untuk menumbuhkan kewirausahaan, keterampilan khusus, kecakapan hidup khusus dalam bidang-bidang tertentu, dan kemampuan memasuki dunia kerja. Kurikulum pendidikan kesetaraan dikembangkan dengan melakukan kontekstualisasi Kurikulum 2013 pendidikan formal melalui konseptualisasi, rincian materi, kejelasan ruang lingkup, deskripsi kata kerja operasional, dan rumusan kalimat. Kontekstualisasi tetap mengacu pada standar kompetensi lulusan seperti yang terdapat dalam pendidikan formal. Kurikulum 2013 memiliki dimensi pengetahuan, melalui keterampilan yang berorientasi pada pemahaman dan pengalaman sosial serta praktek, dan memperkuat komitmen publik peserta didik melalui proyek-proyek keterlibatan sosial. 
Unit pertama dari Modul Kurikulum Pendidikan Kesetaraan Kejar Paket adalah menargetkan peserta pelatihan mampu dalam memahami strategi pengembangan kurikulum pendidikan kesetaraan dengan memperhatikan sasaran peserta didik dan permasalahannya, program prioritas yang dikembangkan untuk mengatasi permasalahan, dan proses pemberdayaan dalam pendidikan kesetaraan.

Mulai tahun 2018, Modul dalam Pendidikan Kesetaraan Program Kejar Paket A, Kejar Paket B maupun Kejar Paket C akan menggunakan Kurikulum K13 sebagai upaya untuk meningkatkan standard kualitas kelulusan siswa siswi Program kejar paket.  Untuk mempermudah akses modul, berikut ini kami menyediakan dengan lengkap modul kurikulum k13 untuk Program Pendidikan Kesetaraan Kejar Paket sebagai berikut :

MODUL PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN KEJAR PAKET A KURIKULUM K13 

  1. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 1 (KLIK DISINI)
  2. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 2 (KLIK DISINI)
  3. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 3 (KLIK DISINI)
  4. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 4 (KLIK DISINI)
  5. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 5 (KLIK DISINI)
  6. Modul IPA Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 1 (KLIK DISINI)
  7. Modul IPA Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 2 (KLIK DISINI)
  8. Modul IPA Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 3 (KLIK DISINI)
  9. Modul IPA Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 4 (KLIK DISINI)
  10. Modul IPA Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 5 (KLIK DISINI)
  11. Modul IPS Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 1 (KLIK DISINI)
  12. Modul IPS Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 2 (KLIK DISINI)
  13. Modul IPS Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 3 (KLIK DISINI)
  14. Modul IPS Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 4 (KLIK DISINI)
  15.  Modul Matematika Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 1 Asyiknya Bercocok Tanam (KLIK DISINI)
  16. Modul Matematika Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 2 Indahnya berbagi (KLIK DISINI)
  17. Modul Matematika Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 3 Kesehatan Masyarakat (KLIK DISINI)
  18. Modul Matematika Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 4 Ragam Budaya (KLIK DISINI)
  19. Modul Matematika Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 5 Sehat Berolahraga (KLIK DISINI)
  20. Modul PPKn Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 1 (KLIK DISINI)
  21. Modul PPKn Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 2 (KLIK DISINI)
  22. Modul PPKn Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 3 (KLIK DISINI)
  23. Modul PPKn Kejar Paket A Kurikulum K13 – Modul 4 (KLIK DISINI)

MODUL PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN KEJAR PAKET B KURIKULUM K13

  1. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 1 (KLIK DISINI)
  2. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 2 (KLIK DISINI)
  3. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 3 (KLIK DISINI)
  4. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 4 (KLIK DISINI)
  5. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 5 (KLIK DISINI)
  6.  Modul IPA Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 1 Pengukuran (KLIK DISINI)
  7. Modul IPA Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 2 Makhluk dan Benda di Sekitar Kita (KLIK DISINI)
  8. Modul IPA Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 3 Suhu, Kalor (KLIK DISINI)
  9. Modul IPA Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 4 Organisasi Kehidupan (KLIK DISINI)
  10. Modul IPA Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 5 Bumiku Semakin Tua (KLIK DISINI)
  11. Modul IPS Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 1 Indonesia Kaya (KLIK DISINI)
  12. Modul IPS Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 2 Antara Aku dan Indonesia (KLIK DISINI)
  13. Modul IPS Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 3 Final Bersahabat menuju prestasi (KLIK DISINI)
  14. Modul IPS Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 4 Kebutuhan dan Peluangku (KLIK DISINI)
  15. Modul IPS Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 5 Final Cikal Bakal Kebudayaan (KLIK DISINI)
  16. Modul Matematika Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 1 Makanan Favoritku (KLIK DISINI)
  17. Modul Matematika Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 2 Indahnya Keberagaman (KLIK DISINI)
  18. Modul Matematika Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 3 Asyiknya Berdagang (KLIK DISINI)
  19. Modul Matematika Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 4 Jejak Petualang (KLIK DISINI)
  20. Modul Matematika Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 5 Media & Informasi (KLIK DISINI)
  21. Modul Olah Raga Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 1
  22. Modul Olah Raga Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 2
  23. Modul Olah Raga Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 3
  24. Modul Olah Raga Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 4
  25. Modul Olah Raga Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 5
  26. Modul PPKn Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 1
  27. Modul PPKn Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 2
  28. Modul PPKn Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 3
  29. Modul PPKn Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 4
  30. Modul PPKn Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 5
  31. Modul PPKn Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 6
  32. Modul Prakarya Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 1  Tek dan Masa Depanku (KLIK DISINI)
  33. Modul Prakarya Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 2 Teknologi, Hidupku menjadi mudah (KLIK DISINI)
  34. Modul Prakarya Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 3 Bersosialisasi teknologi konstruksi (KLIK DISINI)
  35. Modul Prakarya Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 4 Mengenal Kayu dan Fungsi (KLIK DISINI)
  36. Modul Prakarya Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 5 kotak pensil (KLIK DISINI)
  37. Modul Seni Budaya Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 1 Inspirasi Alam KLIK DISINI)
  38. Modul Seni Budaya Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 2 (KLIK DISINI)
  39. Modul Seni Budaya Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 3 Simbol Kearifan Lokal (KLIK DISINI)
  40. Modul Seni Budaya Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 4 Kayu (KLIK DISINI)
  41. Modul Seni Budaya Kejar Paket B Kurikulum K13 – Modul 5 kulit (KLIK DISINI)

MODUL PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN KEJAR PAKET C KURIKULUM K13

  1. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 (KLIK DISINI)
  2. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2 (KLIK DISINI)
  3. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 (KLIK DISINI)
  4. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 4 (KLIK DISINI)
  5. Modul Bahasa Indonesia Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 5 (KLIK DISINI)
  6. Modul Bahasa Inggris Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 Who am I (KLIK DISINI)
  7. Modul Bahasa Inggris Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2 Thank You I’m Flattered (KLIK DISINI)
  8. Modul Bahasa Inggris Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 Having fun (KLIK DISINI)
  9. Modul Biologi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 Biologi dan Peranannya (KLIK DISINI)
  10. Modul Biologi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2 Kekayaan Hayati Indonesia (KLIK DISINI)
  11. Modul Biologi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 Mikro Organisme (KLIK DISINI)
  12. Modul Biologi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 4 Menelusuri Keanekaragaman Hayati (KLIK DISINI)
  13. Modul Biologi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 5 Harmoni Alam Semesta (KLIK DISINI)
  14. Modul Ekonomi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 Memahami Ekonomi (KLIK DISINI)
  15. Modul Ekonomi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2 Menjadi Konsumen Cerdas (KLIK DISINI)
  16. Modul Ekonomi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 Sejahtera Pasca Pensiun (KLIK DISINI)
  17. Modul Ekonomi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 4 Penggerak Ekonomi Negeriku (KLIK DISINI)
  18. Modul Ekonomi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 5 Kreatif Mengelola Sumber Daya (KLIK DISINI)
  19. Modul Fisika Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 Safari ke Pulau Fisika (KLIK DISINI)
  20. Modul Fisika Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2 Gerak Berbagai Benda di Sekitar Kita (KLIK DISINI)
  21. Modul Fisika Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 Gerak Planet Pada Sistem Tata Surya (KLIK DISINI)
  22. Modul Fisika Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 4 Energi yang Berusaha (KLIK DISINI)
  23. Modul Fisika Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 5 Antara Bersatu dan Berpisah (KLIK DISINI)
  24. Modul Geografi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 (KLIK DISINI)
  25. Modul Geografi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2  Menjadi Peneliti (KLIK DISINI)
  26. Modul Geografi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 Bumi Tempat Kita Hidup (KLIK DISINI)
  27. Modul Geografi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 4 Ramah Alam (KLIK DISINI)
  28. Modul Geografi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 5 Udara & Air (KLIK DISINI)
  29. Modul Kimia Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 Kimia dalam Kehidupan (KLIK DISINI)
  30. Modul Kimia Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2 Keteraturan dalam Kimia (KLIK DISINI)
  31. Modul Kimia Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 Pasangan Atom dan Sifatnya (KLIK DISINI)
  32. Modul Kimia Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 4 Peranan Elektrolit dalam Tubuh (KLIK DISINI)
  33. Modul Kimia Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 5 Kiat Menghitung (KLIK DISINI)
  34. Modul Matematika Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 Belanja Cerdas (KLIK DISINI)
  35. Modul Matematika Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2 Memulai Bisnis (KLIK DISINI)
  36. Modul Matematika Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 E-KTP (KLIK DISINI)
  37. Modul Matematika Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 4 Bertani (KLIK DISINI)
  38. Modul Matematika Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 5 Terap Trigonometri (KLIK DISINI)
  39. Modul Matematika Perminatan Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 Pinjaman (KLIK DISINI)
  40. Modul Matematika Perminatan Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2 Tatanan Rumah (KLIK DISINI)
  41. Modul Matematika Perminatan Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 Arsitektur Modern (KLIK DISINI)
  42. Modul Matematika Perminatan Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 4 Martabak Manis (KLIK DISINI)
  43. Modul Matematika Perminatan Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 5 Terap Pronomial (KLIK DISINI)
  44. Modul Olah Raga Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 (KLIK DISINI)
  45. Modul Olah Raga Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2 (KLIK DISINI)
  46. Modul Olah Raga Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 (KLIK DISINI)
  47. Modul Olah Raga Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 4 (KLIK DISINI)
  48. Modul Olah Raga Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 5 (KLIK DISINI)
  49. Modul PPKn Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 (KLIK DISINI)
  50. Modul PPKn Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2 (KLIK DISINI)
  51. Modul PPKn Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 (KLIK DISINI)
  52. Modul PPKn Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 4 (KLIK DISINI)
  53. Modul PPKn Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 5 (KLIK DISINI)
  54. Modul Prakarya dan Kewirausahaan Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 (KLIK DISINI)
  55. Modul Prakarya dan Kewirausahaan Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2 (KLIK DISINI)
  56. Modul Prakarya dan Kewirausahaan Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 (KLIK DISINI)
  57. Modul Sejarah Indonesia Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 Penelusuran Konsep Sejarah (KLIK DISINI)
  58. Modul Sejarah Indonesia Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2 Rekam Jejak Peradaban Indonesia (KLIK DISINI)
  59. Modul Sejarah Indonesia Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 Islam Nusantara (KLIK DISINI)
  60. Modul Sejarah Indonesia Kejar Paket C Kurikulum k13 – Modul 4 Kejayaan Islam di Nusantara (KLIK DISINI)
  61. Modul Sejarah Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 5 Dari Masa Lalu untuk Masa Depan (KLIK DISINI)
  62. Modul Sejarah Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 6 Napak Tilas (KLIK DISINI)
  63. Modul Sejarah Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 7 Jejak Peradaban Dunia (KLIK DISINI)
  64. Modul Sejarah Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 8 Reportase Sejarah (KLIK DISINI)
  65. Modul Seni Budaya Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 Keragaman musik tradisional (KLIK DISINI)
  66. Modul Seni Budaya Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2 Kehidupan sosial (KLIK DISINI)
  67. Modul Seni Budaya Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 Musik adalah Hidupku (KLIK DISINI)
  68. Modul Seni Budaya Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 4 Harmoni dalam Musik Tradisi (KLIK DISINI)
  69. Modul Seni Budaya Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 5 Kolaborasi pertunjukan musik (KLIK DISINI)
  70. Modul Sosiologi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 1 (KLIK DISINI)
  71. Modul Sosiologi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 2 (KLIK DISINI)
  72. Modul Sosiologi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 3 (KLIK DISINI)
  73. Modul Sosiologi Kejar Paket C Kurikulum K13 – Modul 4 (KLIK DISINI)
  74. Modul Sosiologi Kejar paket C Kurikulum K13 – Modul 5 (KLIK DISINI)

 


  • 0

Kurikulum Baru Pendidikan Kesetaraan Program Kejar Paket A, B dan C 2018

Struktur Kurikulum Pendidikan Kesetaraan Program Kejar Paket merupakan pola susunan mata pelajaran dan beban belajar yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran, meliputi mata pelajaran, dan bobot satuan kredit kompetensi (SKK). Penyusunan kurikulum pendidikan kesetaraan mengacu pada kompetensi inti dan kompetensi dasar kurikulum pendidikan dasar dan menengah (Permendikbud No. 24 tahun 2016) Kompetensi inti dan kompetensi dasar tersebut dilakukan kontekstualisasi dan fungsionalisasi tanpa mengurangi kualitas dan standar kompetensi yang ada. Khusus kurikulum mata pelajaran agama dan budi pekerti sepenuhnya menggunakan kurikulum pendidikan dasar dan menegah yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Muatan belajar program kejar Paket  dinyatakan dalam satuan kredit kompetensi (SKK) yang menunjukkan bobot kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik dalam mengikuti program pembelajaran, baik melalui pembelajaran tatap muka, tutorial, dan atau belajar mandiri. SKK merupakan penghargaan terhadap pencapaian kompetensi sebagai hasil belajar peserta didik dalam menguasai suatu mata pelajaran. SKK diperhitungkan untuk setiap mata pelajaran yang terdapat dalam struktur kurikulum. Satu SKK dihitung berdasarkan pertimbangan muatan SK dan KD tiap mata pelajaran. SKK dapat digunakan untuk alih kredit kompetensi yang diperoleh dari jalur pendidikan informal, formal, kursus, keahlian dan kegiatan mandiri. Satu SKK adalah satu satuan kompetensi yang dicapai melalui pembelajaran 1 jam pelajaran tatap muka atau 2 jam pelajaran tutorial atau 3 jam pelajaran mandiri, atau kombinasi secara proporsional dari ketiganya. Satu jam yang dimaksud adalah satu jam pelajaran yaitu sama dengan 35 menit untuk Paket A, 40 menit untuk Paket B, dan 45 menit untuk Paket C.

Struktur kurikulum program pendidikan kesetaraan dimaksudkan untuk mencapai standar kompetensi lulusan sesuai dengan Permendikbud Nomor 20 Tahun 2016 dengan orientasi pengembangan olah karya untuk mencapai keterampilan fungsional yang menjadi kekhasan program program pendidikan kesetaraan yaitu :

  • 1. Paket A: Memiliki keterampilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
  • 2. Paket B: Memiliki keterampilan untuk memenuhi tuntutan dunia kerja
  • 3. Paket C: Memiliki keterampilan berwirausaha.

Struktur kurikulum pendidikan kesetaraan kejar paket terdiri mata pelajaran kelompok umum dan kelompok khusus.

1. Kelompok umum memuat mata pelajaran yang disusun mengacu pada standar pendidikan formal sesuai Peraturan Mendikbud No.     21 tahun 2016 tentang Standar Isi serta kontennya dikembangkan oleh pusat dan merupakan mata pelajaran yang wajib diberikan         untuk semua peserta didik.

2. Kelompok khusus: berisi program pengembangan kecakapan hidup yang mencakup keterampilan okupasional, fungsional,  vokasional, sikap dan kepribadian profesional, dan jiwa wirausaha mandiri yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan          karakteristik pendidikan kesetaraan yaitu:

A. Pemberdayaan memuat kompetensi untuk menumbuhkan keberdayaan, harga diri, percaya diri, sehingga peserta didik mampu          mandiri dan berkreasi dalam kehidupan bermasyarakat. Materi materi untuk mencapai kompetensi dapat meliputi: Pengembangan diri, pengembangan kapasitas untuk mendukung keterampilan yang dipilih peserta didik. 

B. Keterampilan diberikan dengan memperhatikan variasi potensi sumber daya daerah yang ada, kebutuhan peserta didik dan peluang kesempatan kerja yang tersedia, sehingga peserta didik mampu melakukan aktualisasi kemandirian, otonomi, kebebasan dan kreativitas dalam berkarya untuk mengisi ruang publik secara produktif. Keterampilan terdiri atas:

• Seni dan budaya untuk membentuk karakter peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa seni dan pemahaman budaya.

•Pendidikan Olahraga dan Rekreasi untuk membentuk karakter peserta didik agar sehat jasmani dan rohani, dan menumbuhkan rasa sportivitas.

•Prakarya untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki kecakapan okupasional dan vokasional Muatan keterampilan tersebut merupakan muatan wajib, akan tetapi untuk pendalaman atau spesialisasi peserta didik dapat memilih salah satu keterampilan keahlian sesuai potensi, kebutuhan, kearifan lokal dan karakteristik peserta didik.

C. Strategi dan pendekatan pembelajaran dapat dirancang secara tematik-terpadu atau menggunakan pendekatan berbasis mata pelajaran sesuai dengan karakteristIk dan kebutuhan pendidikan kesetaraan dan peserta didik.

D. Tingkatan pada pendidikan kesetaraan adalah Muatan dan kompetensi Tingkatan 3/ setara dengan kelas VII – VIII pada jenjang pendidikan formal. Muatan dan kompetensi Tingkatan 4/ setara dengan kelas IX pada jenjang pendidikan formal Muatan belajar program pendidikan kesetaraan dinyatakan dalam satuan kredit kompetensi (SKK) yang menunjukkan bobot kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik dalam mengikuti program pembelajaran, baik melalui tatap muka, praktek keterampilan, dan/ atau kegiatan mandiri. Satu SKK adalah satu satuan kompetensi yang dicapai melalui pembelajaran 1 jam tatap muka atau 2 jam tutorial atau 3 jam mandiri, atau kombinasi secara proporsional dari ketiganya. Satu jam tatap muka yang dimaksud adalah satu jam pembelajaran yaitu sama dengan 40 menit.

Kurikulum Pendidikan Kesetaraan Program Kejar Paket A, B dan C tahun 2018 untuk homeschooling dan PKBM adalah sebagai berikut :


  • 0

Manfaat Belajar Hipnotis Hipnoterapi Radical Mesmerism

Manfaat Belajar Hipnotis Hipnoterapi merupakan seni mempengaruhi diri sendiri dan orang lain atau siapapun. Karena saat ini yang berkembang adalah hipnotis modern yakni menggabungkan cara cara alamiah antara pengetahuan ilmu psikologi dan komunikasi tanpa terdapat unsur jin atau mistik ataupun kekuatan gelap.

Apabila anda memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari maka anda akan lebih mudah mempengaruhi orang lain  sesuai dengan konteks pekerjaan anda masing masing. Tentunya hipnotis yang digunakan tidak memaksa orang lain untuk melakukan sesuatu yang tidak diinginkan mereka.

Contoh dalam penjualan, hipnotis yang benar adalah tidak menjadikan orang yang tidak ingin membeli produk kita jadi membelinya tanpa dia sadari. Itu adalah hal yang keliru. Yang benar adalah hipnotis akabn membuat orang yang tidak ingin membeli produk anda menjadikannya sadar bahwa produk anda bermanfaat untuk orang tersebut.

Belajar Hipnoterapi adalah seni mengedukasi kembali fikiran bawah sadar dengan kondisi hipnotis. Dengan hipnoterapi, seseorang yang phobia dapat diselesaikan dalam hitungan menit dengan metode hipnoterapi radical mesmerism. Hipnoterapi juga dapat membantu pemulihan kembali seseorang yang mengalami depresi atau stress, perilaku buruk sehari hari, kecanduan dan lainnya.

Apakah hipnoterapi bisa ditujukan untuk diri sendiri? Tentu saja bisa…anda akan diajarkan langkah demi langkah untuk melakukan terapi kepada diri sendiri dengan berbagai tujuan yang anda butuhkan

Anda berminat belajar kursus workshop dan pelatihan hipnoterapi radical mesmerism?

Segera kontak nomer wa berikut ini :

WHATSAPP


  • 0

Kursus dan Workshop Pengobatan Dengan Hipnotis Hipnoterapi Radical Mesmerism

Pengobatan dengan metode hipnoterapi kuno merupakan teknik penyembuhan yang beraliran western berbasiskan energi. Teknik pengobatan dengan hipnoterapi kuno ini telah dimulai sejak jaman Franz Anton Mesmer (1733-1815) yang dikenal saat ini dalam hipnoterapi Radical Mesmerism atau dengan menggunakan teknik non verbal hipnosis. Perbedaan yang signifikan dengan hipnosis dan hipnoterapi yang berkembang saat ini adalah adanya tuntutan dari hipnoterapi bahwa mereka harus menguasai ketrampilan dalam berkomunikasi, memiliki banyak pengetahuan tentang ilmu psikologi, memiliki mental yang kuat serta memahami dengan benar cara berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar.
Pengobatan dengan hipnoterapi radical mesmerism meminimalisir tuntutan dari hipnoterapi sehingga orang yang kurang pandai berkomunikasi pun bisa mempelajari metode pengobatan dengan hipnoterapi kuno ini atau yang disebut radical mesmerism serta bisa mengaplikasikannya untuk semua kondisi suyet. Radical mesmerism ini sudah banyak dipelajari oleh para praktisi hipnosis dan hipnoterapi, dokter, perawat, supranatural bahkan masyarakat awam.
Teknik ini jauh lebih powerfull daripada teknik hipnoterapi modern serta tidak diperlukan proses terapi yang memakan waktu hingga 1-2 jam dimana hanya ada proses privat intervew singkat klien sebelum klien masuk dalam kondisi trance. Waktu yang diperlukan rata-rata sekitar 5-15 menit untuk adiksi seperti berhenti merokok, gamer alkoholic, motivasi di bidang marketing, motivasi belajar anak serta penyelesaian konflik batin tertentu tanpa harus mendamaikan bagian yang konflik. Klien akan dibawa masuk ke dalam kondisi trance yang menyatu dengan dirinya, sehingga terjadi kesembuhan yang sebenarnya.

Kami membuka praktek penyembuhan dan pengobatan dengan metode hipnoterapi radical mesmerism  di Gedung Proactive lantai 2, Jl wonosari km 7, Mantup, Baturetno, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.

Sedangkan bagi para masyarakat umum, mahasiswa dan praktisi yang ingin mempelajari radical mesmerism, kami membuka kesempatan untuk mengikuti kursus dan workshop radical mesmerism di kantor kami di Gedung Proactive, Jl. Wonosari km 7 Mantup baturetno Banguntapan Bantul Yogyakarta.

Hotline Whatsapp :

 

Materi :
1. Interview
2. Mesmerizing
3. Deepening and Healing
4. DeMesmerizing
5. Olah Energi
6. Kontrol Energi
7. Memendarkan Energi
8. Terapi posisi berdiri, duduk, berbaring, dijatuhkan


  • 0

Les Privat Belajar Calistung

Les Privat Belajar Baca Tulis Hitung atau Calistung untuk anak-anak usia dini umur 3 sampai dengan 6 tahun merupakan salah satu bagian dari keluarga Lembaga Pendidikan Proactive yang beralamatkan di Jl. Wonosari KM 07, Mantup, Baturetno, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta yang bertujuan mengenalkan baca tulis dan hitung pada anak usia dini minimal 3 tahun. Dengan metode belajar yang menyenangkan sambil bermain menjadikan anak antusias dalam pengenalan baca tulis dan hitung sehingga memudahkan orang tua dan anak dalam mengikuti tingkatan belajar anak selanjutnya. Adanya Program Les Privat Belajar Calistung di Proactive Education diharapkan anak dapat mencintai dunia membaca pada khususnya di usia sedini mungkin.

Visi dan Misi Program Les Calistung
1. Menjadikan Proactive Education sebagai taman membaca yang ramah anak dan proffesional
2. Membina anak agar mencintai dunia membaca sedini mungkin
3. Menjadikan Taman Belajar membaca anak dengan metode yang menyenangkan
4. Menunjang anak-anak dalam mempersiapkan masuk ke jenjang SD

Program Kelas Les Calistung Proactive
1. Program Membaca
– Target Bisa Membaca dan menulis selama 5-6 bulan
– Modul : Level 1-9
– Metode : Fun Reading
– Pertemuan : 3 kali per-minggu atau 12 kali per-bulan
– Waktu : 30 menit per-pertemuan
– Biaya Pendaftaran : Rp. 100,000 (Modul, alat tulis, buku tulis dan goodie bag)
– SPP Per-bulan : Rp. 250,000

2. Program Berhitung
– Target Bisa Berhitung
– Modul : Level 1-12
– Metode : Jarimatika
– Pertemuan : 3 kali per-minggu atau 12 kali per-bulan
– Waktu : 30 menit per-pertemuan
– Biaya Pendaftaran : Rp. 100,000 (Modul, alat tulis, buku tulis dan goodie bag)
– SPP Per-bulan : Rp. 250,000

3. Program Paket Les Calistung
– Target Bisa Membaca Menulis dan Berhitung selama 5-6 bulan
– Modul : Buku Calistung
– Metode : Fun Reading dan Jarimatika
– Pertemuan : 3 kali per-minggu atau 12 kali per-bulan
– Waktu : 60 menit per-pertemuan
– Biaya Pendaftaran : Rp. 120,000 (Modul, alat tulis, buku tulis dan goodie bag)
– SPP Per-bulan : Rp. 380,000

FASILITAS
Ruang Kelas Representatif (AC),
Ruang Ibadah,
Ruang tunggu yang nyaman,
Tentor Berpengalaman,
Metode Belajar Yang Menyenangkan,
Gratis Internet,
Laporan Belajar Siswa

INFO LEBIH LANJUT, KLIK HOTLINE WHATSAPP INI :


  • 0

Manfaat Belajar Les Privat Calistung untuk Anak

Pendidikan merupakan hal yang utama bagi tumbuh kembang seorang anak. Pendidikan anak usia dini atau PAUD adalah sarana bagi orang tua untuk mulai mengajarkan anak-anaknya pendidikan formal sejak dini. pendidikan bagi seorang anak adalah pendidikan formal dan non formal. Pendidikan formal adalah pendidikan yang diberikan di bangku sekolah. Kebanyakan sekolah dasar di Indonesia mewajibkan anak-anak yang hendak masuk sudah harus bisa membaca dan berhitung. Les privat belajar calistung anak, pendidikan usia dini, kindergarteen merupakan sebuah sarana bagi orang tua agar membantu anaknya agar dapat membaca dan berhitung dengan baik. Les calistung ini cocok untuk pendidikan usia dini. Hal ini sekarang lebih banyak dipilih karena banyaknya kesibukan orang tua diluar. Sebagai orang tua tentunya ingin yang terbaik bagi pendidikan anak-anaknya.

Selain itu, mengajarkan baca-tulis itu harus dipenuhi dengan suasana menyenangkan, memancing penasaran hingga membuat ketagihan. Bukan malah penuh paksaan, membuat beban dan akhirnya menjadi sesuatu yang dibenci. Mengajarkan membaca pada siswa kelas kecil tentu harus menyesuaikan dunianya yang kongkrit dan dengan permainan. Bukan aktivitas monoton yang membosankan. Motivasi mengapa harus bisa membaca lebih dominan dikisahkan daripada paksaan untuk segera menghabiskan buku jilid baca.

Kemampuan berhitung cenderung relatif lebih cepat dikuasai dibandingkan tulis-baca. Namun begitu mengajarkan tetap wajib dengan penuh keceriaan dan memancing penasaran. Berhitung kongkrit menjadi awalan yang harus mengharuskan menggunakan alat dan benda yang kongkrit. Kepahaman konsep menjadi proritas ketuntasan. Bukan semata habisnya materi. Berhitung merupakan kemampuan yang mempunyai ciri khas adanya penjenjangan syarat yang harus tuntas dikuasai. Sehingga tidak tuntasnya satu syarat menjadikannya beban untuk menempuh tahap berikutnya. Di titik ini yang menyebabkan anak membenci pelajaran matematika. Kata kuncinya adalah ketuntasan konsep matematika menjadi kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi.

Mengajarkan membaca dan berhitung untuk anak bisa dimulai dari rumah atau dengan memasukkanya Les calistung anak. Anak-anak usia dini atau anak dengan usia 5-6 tahun sebaiknya porsi lesnya masih harus lebih kecil dibandingkan dengan porsi bermain mereka. Hal ini agar mencegah anak-anak tidak setres ketika diajarkan. Jika anda memilih tempat les yang tepat untuk anak anda sebaiknya yang menggunakan metode belajar sambil bermain sehingga cocok untuk pendidikan anak usia dini, dan kindergarteen.

Berikut ini merupakan manfaat dari pembelajaran calistung untuk anak usia dini :

  1. Lebih mandiri dan Percaya Diri, anak-anak yang menguasai calistung sejak dini sudah mampu melaksanakan tugas-tugas kesehariannya sendiri, seperti makan, mandi, tidur, hingga belajar. Mereka memahami tugas-tugasnya sebagai anak sekolah dan tugas-tugas kesehariannya. Bahkan sejak awal masuk sekolah, mereka dengan mudah lepas oleh orang tuanya tanpa harus ditunggui. Sebagian besar anak bahkan sudah mulai mampu mempersiapkan kebutuhan sekolahnya sendiri, yang berkaitan dengan perlengkapan sekolahnya.
  2. Kepribadian Lebih Konstruktif, kemampuan calistung secara signifikan memperlihatkan perkembangan tingkat kedewasaan serta kemampuan anak menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Semakin tinggi kedewasaan anak, semakin mudah pula anak menguasai calistung, dan sebaliknya. Kedewasaan tersebut memungkinkan anak untuk bergaul dengan baik dengan sejawatnya, menghindari konflik, serta menghargai orang lain dan menyayangi yang lebih muda. Anak-anak yang menguasai calistung pada umumnya lebih mudah diasuh oleh orang tuanya sendiri maupun di sekolah. Kondisi sebaliknya dialami oleh kebanyakan anak yang belum menguasai calistung, di mana anak-anak seperti ini umumnya masih lekat dengan sikap kekanak-kanakan yang terlalu ketergantungan pada orang tua dalam berbagai hal.
  3. Mudah mengikuti pembelajaran, anak yang sudah menguasai calistung sejak dini memiliki fokus perhatian yang baik dan memiliki motif berprestasi tinggi. Itu sebabnya mereka lebih mudah memahami instruksi baik melalui penjelasan maupun belajar secara mandiri. Kemampuan membaca dan menulis membuat mereka dapat belajar secara mandiri tanpa terlalu banyak instruksi dari orang lain. Anak yang terlambat menguasai calistung pada umumnya sekaligus menjadi indikator hambatan belajar. Anak-anak seperti ini biasanya mengalami hambatan belajar seperti gangguan emosi, gangguan konsentrasi, hiperaktif, dan sebagainya. Selain hambatan memahami konsep, mereka umumnya kurang memiliki motif berprestasi.
  4. Senang bersekolah, anak yang sudah menguasai calistung sejak dini merasa betah di sekolah dibanding anak-anak yang belum menguasai calistung. Kemampuan calistung membuat anak lebih siap menghadapi kegiatan sekolah. Mereka menyambut hari-hari di sekolah tanpa beban, bahkan memandang sebagai saat-saat yang menyenangkan. Kemampuan calistung membuat anak memandang sekolah dan belajar sebagai bagian penting dalam kehidupannya. Kondisi berbeda dialami oleh anak-anak yang belum menguasai calistung. Ketidakmampuan calistung membuat anak-anak yang berkarakter introvert, tertutup, penakut  atau pemalu kurang menyukai lingkungan sekolah. Mereka merasa lebih nyaman di rumah dan cenderung menarik diri dari lingkungan di sekolah. Sebaliknya, ketidakmampuan calistung pada anak-anak yang berkarakter kuat, dalam arti pemberani (Bahasa Jawa: Branjangkawat),  aktif dan mudah bergaul, pada umumnya diikutii dengan sikap dan perilaku yang kurang menunjang proses pembelajaran, seperti ngambek, mengganggu, merusak, hingga berkelahi.
  5. Curiosity Terarah, anak yang menguasai calistung sejak dini memiliki keingintahuan tinggi. Mereka berusaha mempelajari berbagai hal yang mereka jumpai, seperti nama atau petunjuk jalan, merek kendaraan, papan iklan dan sebagainya. Mereka suka mempelajari berbagai petunjuk, seperti dosis obat, cara merangkai atau cara kerja suatu alat, dan cenderung banyak bertanya ketika mendapati hal baru. Kecenderungan ini membuat anak belajar banyak hal secara konstruktif. Keingintahuan relatif tidak mengarah pada usaha mencoba-coba sesuatu yang membahayakan dirinya, orang lain atau yang dapat merusak obyek yang dihadapi. Perhatian anak yang terlambat menguasai calistung pada umumnya lebih terfokus pada dirinya sendiri. Itu sebabnya mereka lebih memilih fokus pada permainan yang ada di hadapannya.  Mereka lebih asyik dengan dirinya sendiri, permainan dengan tangan atau alat mainan yang ada di tangannya. Anak yang terlambat menguasai calistung sebenarnya juga memiliki keingintahuan tinggi. Hanya saja, keingintahuan tersebut kurang terarah dan kurang konstruktif. Mereka membutuhkan pengawasan penuh sebab ketika tertarik pada sesuatu kurang memahami petunjuk dan berbagai larangan yang ada di depan matanya.
  6. Konsep Diri Kuat, kekayaan dan kepekaan terhadap informasi membuat anak yang menguasai calistung sejak dini memiliki konsep diri yang lebih kuat. Mereka memiliki kesadaran diri (self awareness) mengenai siapa dirinya dan lingkungannya, serta relatif lebih mampu membedakan baik-buruk, aman-berbahaya, pantas-tidak pantas, serta boleh-dilarang. Kepribadian anak yang terlambat menguasai calistung cenderung kurang konstruktif. Mereka relatif sulit membedakan yang baik-tidak baik, bahkan bahaya dan tidak bahaya. Mereka umumnya cenderung egois seperti umumnya anak-anak dan sulit menerima penjelasan orang dewasa. Ketika mereka merengek meminta sesuatu sulit untuk diredam sehingga sering merepotkan orang tua.
  7. Minat pada Multi Kegiatan, penguasaan calistung tidak mengurangi minat anak untuk mengikuti berbagai kegiatan. Anak yang menguasai calistung memiliki minat pada bidang yang lebih luas, baik yang akademik maupun non akademik. Tingginya motif berprestasi membuat mereka menyukai kegiatan-kegiatan yang berorientasi prestasi. Anak yang terlambat menguasai baca-tulis juga memiliki minat yang sama, tetapi minat mereka lebih banyak pada kegiatan yang berorientasi permainan. Minat berprestasi mereka tertuju pada permainan kompetitif dan mudah bosan bila mengikuti kegiatan yang berorientasi seni atau membutuhkan latihan rutin.
  8. Kemampuan Bertransaksi, kemampuan calistung membuat anak lebih matang dalam berinteraksi dengan lingkungan. Mereka mengetahui nilai uang, kembalian, harga barang, sehingga mampu bertransaksi sendiri dengan tingkat kesalahan yang relatif kecil. Pemahaman atas nilai uang dan barang membuat mereka relatif mudah memahami keberatan orang tua ketika menginginkan barang-barang yang berharga terlalu mahal bagi orang tuanya. Sebagaimana masyarakat buta aksara, anak yang belum menguasai calistung sebenarnya juga mengetahui nilai uang, tetapi relatif kurang memahami nilai barang dan uang kembalian. Mereka hanya dapat melakukan transaksi sederhana, misalnya membeli jajanan dengan harga pas dengan uang pecahan kecil.

Dampak-dampak yang dikhawatirkan terjadi pada anak yang menguasai calistung sejak dini sejauh ini tidak terjadi. Tumbuh kembang yang menguasai calistung anak secara fisik tidak berbeda dari anak yang belum menguasai calistung. Calistung justru berdampak positif bagi perkembangan mental anak sehingga memudahkan mereka untuk belajar maupun untuk diasuh oleh orang tuanya.

Jika anda masih merasa bingung untuk mencari les calistung anak di tempat kami menyediakan les calistung untuk anak, anak didampingi untuk belajar membaca dan menulis dengan menggunakan metode yang ramah anak, bahkan untuk anak berkebutuhan khusus sekalipun. Karena di tempat kami anak didampingi dengan menggunakan pendekatan berbasiskan ilmu psikologi dan ilmu grafologi. Dan dipantau langsung oleh grafolog. Anak tidak hanya belajar menulis mandiri namun secara tidak langsung anak telah mendapatkan terapi yang memiliki banyak manfaat positif.

Salah satu tempat Les Calistung Anak yang berkualitas dengan harga terjangkau adalah Les privat belajar Calistung Proactive yang bertempat di Jl. Wonosari km 7 Mantup Baturetno Banguntapan Bantul Yogyakarta. Dengan metode belajar sambil bermain menjadikan rutinitas belajar membaca menulis dan berhitung anak menjadi sesuatu yang menyenangkan. Informasi lebih details mengenai Program Les Calistung Proactive, bisa dikontak Hotline atau nomer wa kami di 08112950097.

INFO BIAYA DAN METODE CALISTUNG SILAHKAN KLIK DISINI :

 

 


  • 0

Cara Meratakan Dan Merapikan Kiri Dan Kanan Pada Tulisan Artikel WordPress

Anda pasti pernah mengalami ini? bagi kita yang biasa menulis artikel untuk mengisi content website di wordpress pasti akan menemui kesulitas dalam meratakan serta merapikan tulisan artikel. Biasanya artikel dalam bentuk makalah atau tulisan karya ilmiah diharuskan membuat konsep tulisan dengan format rata kanan kiri. Atau minimal agar website terjaga kerapihannya, rata kanan dan kiri pada sebuah artikel di website adalah suatu keharusan untuk menarik pengunjung untuk membaca artikel yang kita buat.

Fasilitas rata kanan dan kiri tidak tersedia pada template wordpress secara langsung. Sehingga akan membingunkan bagi pemula untuk merapikan artikel mereka.
Meskipun pada dasarnya tulisan atau bloging itu tidak identik dengan format format khusus. Namun untuk anda yang ingin membuat tulisan rata kanan kiri pada tulisan di wordpress, kami memberikan satu solusi yang simple dan ampuh digunakan.
Cara membuat tulisan menjadi rata kanan kiri dengan mudah menggunakan fungsi shortcut Shift+ Alt + j.
Cara penggunaan secara teknis sangatlah mudah yaitu silakan menyeleksi semua tulisan Anda dengan mouse atau Ctrl+a. Kemudian pada saat tulisan sudah terseleksi atau terpilih, silakan tekan fungsi shortcut ajaib Shift + Alt + J dan sim salabim…..abracadabra dalam sekejap tulisan Anda menjadi rata kanan kiri, rapih dan sangat enak dilihat. Silahkan gunakan shortcut yang sama jika Anda ingin mengembalikan format tulisan artikel menjadi semula.


  • 0

Lembar Kerja Siswa atau LKS untuk Siswa SD SMP dan SMA

LEMBAR KERJA SISWA ATAU LKS

Lembar Kerja Siswa atau yang familiar disebut LKS menurut Indrianto dan Alan (2012) merupakan lembar kerja siswa tentang pedoman bagi siswa-siswi baik itu tingkatan Sekolah Dasar, menengah maupun Tingkat Atas dalam melakukan kegiatan pencerminan ketrampilan proses supaya siswa-siswi memperoleh pengetahuan dan ketrampilan yang perlu dikuasai.
LKS terdiri dari lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa-siswi yang biasanya berupa petunjuk dan langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas.
Suatu tugas yang diperintahkan dalam lembar kegiatan harus jelas kaitannya dengan kompetensi yang akan dicapai (Depdiknas dalam Alan, 2012).

Karakteristik Lembar Kerja Siswa atau LKS
A. Penyajian materi merupakan rangkuman yang tidak terlalu luas pembahasannya namun telah mencakup tentang apa yang akan         dikerjakan dan akan dilakukan oleh siswa siswi.
B. Berisi tentang soal-soal yang harus dikerjakan siswa, dan kegiatan-kegiatan lainnya seperti percobaan dan eksperimen ataupun terjun ke lapangan oleh siswa siswi.
C. Komponen-komponen terdiri dari kata pengantar, pendahuluan dan daftar isi.

Langkah-langkah dan Proses Pembuatan Lembar kerja Siswa atau LKS
A. Analisa Kurikulum
Proses analisa kurikulum dimaksudkan untuk menentukan materi mana yang memerlukan bahan ajar LKS. Caranya yakni dengan melihat materi pokok dan pengalaman belajar dari materi yang akan diajarkan serta kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa.
B. Penyusunan Jumlah Kebutuhan LKS
Proses ini sangat diperlukan untuk mengetahui jumlah LKS eqn melihat urutan LKS yang harus ditulis. Urutan LKS ini diperlukan dalam menentukan prioritas penulisan, dengan diawali dengan analisa kurikulum dan analisa sumber materi belajar.
C. Penentuan Judul LKS
Judul LKS didasarkan atas kompetensi dasar, materi pokok atau pengalaman belajar yang terangkum dalam kurikulum. Satu Kompetensi Dasar dapat menjadi judul LKS apabila kompetensi itu tidak terlalu besar. Pengukuran besaran kompetensi dasar dilakukan dengan menguraikan materi pokok hingga menjadi 4 materi. Dengan cara ini maka kompetensi itu telah dapat dijadikan sebagai satu judul LKS. Jika penguraian materi tersebut menjadi lebih dari 4 materi pokok, solusinya harus dipikirkan lagi maka perlu untuk dipecah.
D. Penulisan LKS
Proses penulisan LKS dilakukan dengan cara cara sebagai berikut:
– Perumusan Kompetensi Dasar
– Penentuan alat penilaian yakni menggunakan pendekatan Penilaian Acuan Kriteria
– Penyusunan materi. Materi LKS dapat diambil dari berbagai sumber seperti buku, majalah dan internet
E. Struktur LKS.
Struktur LKS terdiri dari Judul, Petunjuk belajar (petunjuk siswa), Kompetensi yang akan dicapai, Informasi pendukung, Tugas-tugas dan langkah-langkah kerja serta Penilaian.

Peran penggunaan Lembar Kerja Siswa atau LKS bagi siswa :
A. Sarana Latihan Soal
B. Sarana dalam menerangkan penerapan (aplikasi)
C. Sarana dalam kegiatan penelitian
D. Sarana penemuan
E. Sarana untuk meneliti hal-hal yang bersifat terbuka

Manfaat penggunaan Lembar Kerja Siswa atau LKS bagi siswa :
A. Mempermudah guru atau pengajar dalam proses belajar mengajar yakni pengaturan kondisi ”guru sentris” menjadi ”siswa sentris” dengan lebih menekankan aktivitas siswa sendiri maupun dalam kelompok kerja.
B. Membantu guru atau pengajar dalam mengarahkan siswa sehingga dapat menemukan konsep-konsep yang tersirat dalam materi.
C. Sebagai cara dalam mengembangkan keterampilan proses, sikap ilmiah dan membangkitkan minat siswa terhadap alam sekitarnya.

Mengingat pentingnya Lembar Kerja Siswa atau LKS yang telah diuraikan diatas, yakni sebagai sarana pendukung dalam proses belajar mengajar siswa disekolah umum tingkat SD, SMP dan SMA. Serta program homeschooling atau Program Kesetaraan Kejar Paket A, Kejar Paket B dan Kejar Paket C, kami menyediakan Lembar Kerja Siswa atau LKS untuk kurikulum KTSP dan K13. Lembar Kerja Siswa atau LKS yang tersedia adalah sebagai berikut :

LKS SD
1. LKS SD Kelas 1
2. LKS SD Kelas 2
3. LKS SD Kelas 3
4. LKS SD Kelas 4
5. LKS SD Kelas 5
6. LKS SD Kelas 6

LKS SMP
1. LKS SMP Kelas 7
LKS bahasa Inggris Kelas 7m (KLIK DISINI)

LKS IPA Kelas 7 (KLIK DISINI)

LKS IPS Kelas 7 (KLIK DISINI)

LKS Matematika Kelas 7 (KLIK DISINI)

LKS Pendidikan Agama Islam Kelas 7 (KLIK DISINI)

LKS PKN Kelas 7 (KLIK DISINI)

LKS Seni Budaya Kelas 7 (KLIK DISINI)

LKS TIK Kelas 7 (KLIK DISINI)

 

2. LKS SMP Kelas 8
3. LKS SMP Kelas 9
LKS Bahasa Inggris kelas 9 Ganjil (KLIK DISINI)

LKS IPA Kelas 9 gasal (KLIK DISINI)

LKS Matematika Kelas 9 (KLIK DISINI)

LKS PKN Kelas 9 (KLIK DISINI)

LKS TIK Kelas 9 (KLIK DISINI)

 

LKS SMA
1. LKS SMA Kelas 10
2. LKS SMA Kelas 11
LKS Bahasa Indonesia Kelas 11 gasal (KLIK DISINI)

LKS Bahasa Inggris Kelas 11 gasal (KLIK DISINI)

LKS ekonomi Kelas 11 (KLIK DISINI)

LKS Geografi Kelas 11 gasal (KLIK DISINI)

LKS Geografi Kelas 11 (KLIK DISINI)

LKS PAI Kelas 11 gasal (KLIK DISINI)

LKS PKN Kelas 11 ganjil (kLIK DISINI)

LKS Seni Budaya Kelas 11 (KLIK DISINI)

LKS TIK Kelas 11 (KLIK DISINI)

LKS Bahasa Jawa Kelas 11 (KLIK DISINI)

LKS Bahasa Jawa Kelas 11 ganjil (KLIK DISINI)

LKS PJOK Kelas 11 ganjil (KLIK DISINI)

LKS Sosiologi Kelas 11 ganjil (KLIK DISINI)

 

3. LKS SMA Kelas 12
LKS Bahasa Indonesia Kelas 12 (KLIK DISINI)

LKS Bahasa Inggris Kelas 12 (KLIK DISINI)

LKS Ekonomi Kelas 12 (KLIK DISINI)

LKS Geografi Kelas 12 (KLIK DISINI)

LKS Matematika Kelas 12 (KLIK DISINI)

LKS Penjaskes Kelas 12 (KLIK DISINI)

LKS TIK Kelas 12 (KLIK DISINI)

bahasa jawa Kelas 12 (KLIK DISINI)

 

Sumber :
Alan. 2012. Lembar Kegiatan Siswa.
“LEMBAR KERJA SISWA”. Artikel di Akademi Angkatan Udara Yogyakarta pada tanggal 26 Nopember-6 Desember 2011.

Connect with Us!

Location

Visitor

0055741
Hari ini : 191
Total Kunjungan : 55741
Who's Online : 3