Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker#6

  • 0

Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker#6

Berikut Workshop dan Pelatihan Robotika Tingkat SD, SMP dan SMA yang diliput langsung oleh stasiun televisi :

 

Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker#6 – dengan Projek Object Follower akan segera dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2017. Workshop dan Pelatihan Robotika akan dilaksanakan ditempat yang berbeda dengan workshop-workshop sebelumnya. Workshop dan Pelatihan Robotika akan dilaksanakan di Sahid J-Walk yang beralamatkan di Jl. Babarsari No.2, Caturtunggal, Kec. Depok, Kab. Sleman. Kabar gembiranya lagi workshop dan pelatihan robotika ini untuk semua kalangan. Tujuannya ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-72 dengan tema “Mengisi Kemerdekaan Dengan Berkarya Dan Inovasi Melalui Dunia Robotika”.

Nah apa itu Object Follower, Object Follower merupakan robot sederhana yang dapat berjalan dengan adanya objek atau benda didepan sensor robot Object Follower. Sensor yang digunakan pada Object Follower ini menggunakan IR LED dan IR Photodiode. Apa itu IR LED dan IR Photodiode? Untuk tau lebih lanjut tentang fungsi komponen-komponen yang digunakan untuk membuat Object Follower dan mengisi kegiatan dihari kemerdekaan RI ke-72. Ayo jangan lewatkan Workshop dan Pelatihan Robotika ke-6. Jangan kawatir Robot Object Follower yang dibuatkan akan diberikan kepada peserta Workshop dan peserta juga mendapatkan Sertifikat Workshop dan Pelatihan Robotika.

Ayo segera daftarkan diri kalian sekarang!!!
Pendaftaran bisa langsung datang ke kantor Proactive Robotic School atau teman-teman juga dapat mendaftarkan diri secara online.

Jangan lupa pendaftaran terakhir tanggal 19 Agustus 2017 diperpanjang hingga tanggal 23 Agustus 2017 serta cek terus disitus kami di www.proactiveducation.com.


  • 0

Isi Liburan Sekolah Anak Dengan Kegiatan Yang Mencerdaskan

Masa liburan sekolah akan segera tiba, liburan panjang yang dibarengi dengan libur hari raya ini tentu saja sangat ditunggu-tunggu oleh anak-anak. Namun beberapa orang tua ada yang kebingungan dalam mengisi lburan anak. Apalagi jika orang tua yang sibuk bekerja dan hanya mendapatkan libur saat cuti hari raya. Pastilah akan sangat kebingungan untuk mencari kegiatan bagi sang buah hati karna tidak bisa mengajaknya jalan-jalan atau berlibur ke suatu tempat yang baru bagi sang buah hati. Namun liburan tidak melulu harus pergi kesuatu tempat yang yang jauh. Untuk mengisi libura anak, anda dpat memilih kegiatan yang kreatif dan mecerdaskan anak anda meski tidak harus keluar jauh dari rumah. Namun, bagaimana cara yang tepat untuk mengisi kegiatan anak saat liburan panjang tanpa kita bisa mendampingi mereka?

Berikut ini ada beberapa contoh kegiatan yang bermanfaat untuk mengisi liburan sekolah anak, yang diharapkan dapat memberikan wawasan pengetahuan dan daya kreatifitas anak selama liburan sekolah.

  1. Memasak

Waktu liburan sangatlah tepat jika digunakan untuk mengajari anak memasak, khususnya bagi orang tua yang memiliki anak perempuan.  Ajari anak mencuci buah dan sayur, mengocok telur, mengambil bumbu, mengaduk adonan dan memberi topping.  Ia akan bangga menikmati hasilnya. Kegiatan ini akan mengenalkan anak pada proses kimiawi, dari mentah menjadi matang,   mengenalkan  aroma dan tekstur aneka bahan makanan.

  1. Olahraga

Olahraga rutin bersama dengan anak tentu akan membuat hubungan orang tua dan anak semakin erat. Selain itu, orang tua juga bisa mengajarkan anak disiplin untuk menjaga kesehatannya. Dengan begitu, setelah anak dewasa akan terbiasa berolahraga untuk menjaga kesehatan tubuhnya.

  1. Membuat pekerjaan tangan

Membuat pekerjaan tangan dengan anak tentunya akan menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi para orang tua. Ajarilah anak membuat pekerjaan tangan dengan bahan-bahan yang sering dijumpai sehari-hari seperti barang bekas yang sudah tidak terpakai, kain flanel, stik ice cream, atau manik-manik. Asalkan kita bisa sedikit meluangkan waktu untuk berimajinasi dan sedikit kreatif. Contohnya membuat wayang dari kardus, yang kita gambar sendiri , di gunting dan di tempelkan di tusuk sate. Atau kalau mau bisa membeli kain flanel, stik ice cream atau manik manik yang harganya relative murah.

  1. Menggambar dan mewarnai

Kagiatan menggabar dan mewarnai akan melatih daya kreatifitas anak. Jika di sekolah, pelajaran menggambar dan mewarnai mungkin hanya diberikan satu jam pelajaran dalam seminggu. So, bagi para orang tua dapat memanfaatkan waktu liburan anak untuk mengajari mereka menggambar dan mewarnai. Atau dapat juga mengikut sertakan anak pada lomba-lomba yang diadakan pada saat liburan. Proactive robotic school merupakan salah satu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan yang juga menyelenggaran kegiatan lomba menggambar dan mewarnai pada liburan semester ini di Sahid J-Walk Mall Yogyakarta.

  1. Belajar sains sederhana

Video eksperimen sains menggunakan bahan-bahan yang kita jumpai sehari-hari sangat bayak sekali tersebar internet. Para orang tua dapat dengan mudah mendapatkannya untuk kemudian mencobanya dengan anak-anak. Misalnya orang tua dapat memenfaatkan baking soda dan cuka untuk membuat gunung meletus, atau membuat lava lamp. Dengan begitu anak-anak akan senang karena mencoba hal yang baru dan akan membuatkanya berfikir kreatif untuk mencoba eksperimen yang lain.

  1. Mengikuti Holiday Program

Tidak sempat menggali minat saat sekolah berlangsung? Banyak lembaga yang mengadakan holiday program yang bisa jadi pilihan menarik untuk anak. Mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut dapat membuka mata anak tentang berbagai bidang bakat, bahkan berinteraksi dengan teman sebaya dengan kegemaran yang sama. Salah satu lembaga yang mengadakan holiday program adalah Proactive Robotic School. Holiday Program yang diadakan oleh Proactive adalah proram kursus robotik yaitu dengan mengenalkan anak pada dunia elektronika dan robotika.


  • 0

Faktor-faktor Yang Melatarbelakangi Kenakalan Remaja

“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya… Beri aku 10 pemuda, niscaya akan ku guncang dunia”,

Begitulah kata-kata yang pernah di ucapkan oleh Presiden RI pertama pada pidatonya.  Remaja adalah harapan dan tumpuan segala orang tua dan dan juga generasi perubah bangsa. Dengan remaja suatu bangsa akan menjadi baik apabila pemudanya yang memipin juga baik, tetapi jika pemudanya jelek moral dan perilakunya pasti Negara atau suatu masyarakat tersebut akan rusak juga dipimpin oleh remaja yang sudah rusak moralnya. Betapa indahnya jika suatu negara dipenuhi dengan pemuda-pemuda yang cerdas dan baik perilakunya. Dapat dibanyangkan betapa majunya negara itu.

Namun kenyataan saat ini malah berbalik dengan apa yang diimpikan. Hampir setiap hari baik media massa cetak maupun elektronik memberitakan tentang perilaku kenakalan yang dilakukan oleh remaja. Begitu banyak kenakalan yang dilakukan, mulai dari melanggar norma yang ada di masyarakat, melanggar aturan, bahkan banyak juga remaja yang sudah berani melanggar hukum pidana. Miris bukan?… padahal perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.

Oleh karena itu peran orang tua dalam mendidik seorang anak apalagi remaja sangat diperlukan penanaman nilai, dan norma yang diberikan sejak dini dapat mempengaruhi sikap, perbuatan mental seorang anak untuk dapat memilah mana hal yang perlu ditiru, dan mana hal yang tidak patut ditiru, pada intinya seorang anak dapat melihat mana yang baik dan mana yang tidak baik. Apabila peran orang tua tidak maksimal sejak anak masih kecil, pada saat tumbuh menjadi seorang remajapun tidak menutup kemungkinan seorang remaja berbuat hal yang melanggar aturan.

Banyak faktor-faktor yang membuat remaja memasuki dunia pergaulan yang rusak. Biasanya hal ini berawal dari mereka berteman dengan teman yang membawa dampak buruk, karena masa remaja itu masa dimana keadaan psikis remaja bisa mudah terpengaruh. Ada faktor yang berasal dari keluarga, karena kurangnya perhatian dari keluarga membuat anak menjadi royal dalam pergaulan. Faktor terpenting yang membuat remaja mudah terjerumus dipergaulan bebas karena kurangnya agama yang membentengi pikiran dan jiwa anak. Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan kenakalan remaja. Ada faktor internal yang merupakan faktor yang timbul dari si pelaku itu sendiri, juga ada faktor eksternal yang mungkin disebabkan oleh keluarga, sekolah, maupun lingkungan sekitar.

Faktor internal

  1. Faktor kepribadian

Kepribadian adalah  suatu organisasi yang dinamis pada system psikosomatis dalam individu yang turut menentukan caranya yang unik dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungannya (biasanya disebut karakter psikisnya). Masa remaja dikatakan sebagai suatu masa yang berbahaya. Pada periode ini, seseorang meninggalkan masa anak-anak untuk menuju masa dewasa. Masa ini di rasakan sebagai suatu Krisis identitas karena belum adanya pegangan, sementara kepribadian mental untuk menghindari timbulnya kenakalan remaja atau perilaku menyimpang.

  1. Faktor kondisi fisik

Faktor ini dapat mencakup segi cacat atau tidaknya secara fisik dan segi jenis kelamin. Ada suatu  teori yang menjelaskan adanya kaitan antara cacat tubuh dengan tindakan menyimpang (meskipun teori ini belum teruji secara baik dalam kenyataan hidup).  Menurut teori ini, seseorang yang sedang mengalami cacat fisik cenderung mempunyai rasa kecewa terhadap kondisi hidupnya. Kekecewaan tersebut apabila tidak disertai dengan pemberian bimbingan akan menyebabkan si penderita cenderung berbuat melanggar tatanan hidup bersama sebagai  perwujudan kekecewaan akan kondisi tubuhnya.

  1. Faktor status

Seseorang anak yang pernah berbuat menyimpang terhadap hukum yang berlaku, setelah selesai menjalankan proses sanksi hukum (keluar dari penjara), sering kali pada saat kembali ke masyarakat status atau sebutan “eks narapidana” yang diberikan oleh masyarakat sulit terhapuskan sehingga anak tersebut kembali melakukan tindakan penyimpangan hukum karena meresa tertolak dan terasingkan.

Faktor ekstern

  1. Lingkungan keluarga

Pada dasarnya, keluarga adalah tempat di mana seorang anak bisa tumbuh dan berkembang dengan sempurna baik jasmani maupun rohani. Anak bisa mendapatkan perhatian, kasih sayang, juga dukungan moral dari orang tua. Namun sebaliknya, jika di dalam keluarga seorang anak tidak bisa mendapatkan hal tersebut yang terjadi adalah pelampiasan di luar rumah. Maka tidak mengherankan jika mereka akhirnya akan mencari perhatian dan kasih sayang dari pihak lain. Oleh karena itu, kewajiban sebagai orang tua agar selalu memberikan perhatian, rasa aman, nyaman, dan selalu melindungi anak-anaknya. Namun demikian, orang tua tidak dianjurkan memberikan suatu harapan yang berlebihan. Berikan kesempatan kepada anak Anda untuk menentukan jati dirinya dalam berkreasi, dan juga bisa belajar hidup mandiri. Jangan memanjakan anak karena hal tersebut hanya akan melemahkan karakter juga pribadinya.

  1. Lingkungan Sekolah

sekolah yang baik adalah salah satu jaminan dan sangat berpengaruh pada masa depan. Jika kondisi sekolah tidak mendukung dalam materi atau proses belajar, pada gilirannya dapat memberikan peluang pada anak untuk berperilaku menyimpang.

Meskipun tidak terlalu signifikan, faktor sekolah juga dapat menjadi penyebab terjadinya kenakalan pada remaja. Dalam hal ini, kualitas sekolah harus baik dan semua elemen sekolah yang ada agar senantiasa bertanggung jawab kepada anak didiknya. Kemampuan para guru sangat diperlukan dan juga peran pemerintah adalah harus cepat tanggap terhadap gejolak masyarakat, khususnya para remaja sedini mungkin, sebab hal ini jika tidak diantisipasi dengan cepat tanpa campur tangan semua komponen pemerintah sangat mustahil sebuah bangsa dan negara akan memiliki generasi yang kuat dan tangguh.

  1. Faktor Lingkungan

Di dalam kehidupan bermasyarakat, remaja sering melakukan keonaran dan mengganggu ketentraman masyarakat karena terpengaruh oleh pergaulan dengan teman sebayanya yang mana sering mempengaruhi untuk mencoba sesuatu yang baru tanpa memikirkan dampak yang akan timbul setelahnya. Sehingga banyak remaja yang akhirnyavterjerumus kedalam pergaulan yang tidak baik yang akhirnya membawa dirinya untuk melakukan kenakalan remaja.

Nah itu adalah beberapa faktor yang dapat mendorong terjadinya kenakalan remaja. Orang tua sebagai orang yang paling dekat dengan anaknya harus selalu hati-hati dan mawas diri jika sikap si anak sudah menunjukkan perilaku yang tidak baik. Alangkah lebih baiknya jika orang tua bertanya dan berkomunikasi dengan baik kepada anak. serta harus selalu mengatahui pergaulan anak, mulai dari tempat yang sering didatangi untu8k nongkrong, teman-temannya, serta kebiasaannya. Sikap perhatian dan kasih sayang akan meminimalisir terjadinya kenakalan yang dilakukan oleh remaja.


  • 0

Cara Tepat Penanganan Disleksia pada Anak

Sebagian anak dilahirkan berbeda. Begitu juga dengan anak yang menderita disleksia. Anak yang menderita disleksia cenderung mengalami kesulitan membaca dan mengenal huruf pada usia yang cukup matang untuk bisa membaca dan dengan lancar. Hingga kemudian banyak orang awam yang awalnya beranggapan bahwa anak yang menderita dislexia adalah anak yang bodoh. Namun pada kenyataannya banyak anak dengan kelainan seperti ini terjadi pada anak yang memiliki tingkat intelegensi dari rendah hingga diatas rata-rata.

Kesulitan belajar pada anak disleksia, biasanya ditandai dengan gejala awal seperti kesulitan mengingat huruf, kesulitan membedakan huruf dan sering terbalik dalam menggunakan huruf yang hampir sama seperti b, d, p, q, u, n. Kesulitan inilah yang mengakibatkan anak disleksia mengalami masalah dalam membaca dan menulis. Mengatasi kesulitan belajar pada anak disleksia harus dilakukan dengan memahami terlebih dahulu cara belajar anak disleksia. Hal ini karena anak disleksia cenderung melihat huruf dengan cara yang berbeda dari anak normal. Anak disleksia memiliki cara pandang dan melihat huruf secara terbalik dan lebih mudah memahami sesuatu dalam bentuk gambar. Untuk itu, Anda bisa memanfaatkan cara belajar anak disleksia untuk mengatasi kesulitan belajar yang dialaminya.

Njamun ada beberapa cara yang dapat dicoba untuk menangani kesulitan belajar yang di alami oleh anak-anak yang menderita disleksia, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Membaca dan mendengarkan

Kegiatan ini dapat dilakukan dengan membacakan cerita kepada anak kemudian anda memperlihatkan kalimatkalimat yang anda baca kepada anak. dengan begitu anak akan berinteraksi dengan teks yang ada pada teks, menggarisbawahi kosakata penting, dan membulatkan kosa kata yang panjang atau pendek. Selama membaca bersama, anak juga bisa menulis ulang atau menggambar visualisasi yang dapat ia hubungkan untuk mencocokan kalimat.

  1. Bantuan gambar

Anak dengan kelainan disleksia akan lebih mudah belajar dengan metode gambar. Cara ini dapat dilakukan dengan cara menuliskan kata yang ingin dilatih pada dua sisi kertas, misalnya kata “dua”. Pada satu sisi kertas , anda bersama dengan si kecil dapat menggambar langsung pada kalimat tersebut, misalnya anda dan si kecil dapat menambahkan dua buah mata untuk menggambarkan sebuah wajah atau gambar lainnya.

  1. Baca, susun, tulis

Dengan selembar kertas karton, buat tiga kolom: Baca, Susun, dan Tulis. Kemudian, sediakan spidol dan balok huruf warna-warni. Tuliskan kosakata yang ingin Anda latih di kolom Baca dan minta anak Anda untuk melihat huruf-huruf pembentuk kata tersebut. Kemudian, si kecil akan menyusun kata tersebut di kolom Susun menggunakan balok huruf. Terakhir, minta ia untuk coba menuliskan kata tersebut di kolom Tulis sambil membacakannya dengan lantang.

  1. Ajarkan mendetail

Pertama, ajarkan anak dengan menunjukkan satu kata, misalnya  “beruang” dan bacakan untuknya dengan suara yang jelas dan lantang. Kemudian, minta ia untuk coba mengeja huruf pembentuk kata tersebut. Tanyakan huruf hidup apa saja yang ia lihat, huruf apa yang ia lihat di awal, tengah, dan akhir kata. Hal ini akan membantunya untuk menganalisis kosakata tersebut dan memprosesnya dengan terinci.

Nah itu tadi adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengejarkan anak dengan kebutuhan disleksia. Sebenarnya masih sangat banyak lagi cara untuik menunjang pembelajaran anak disleksia. Temani anak belajar dengan penuh kesabaran dan kasih sayang supaya anak merasa nyaman dan dapat menerima apa yang diajarkan dengan baik.


  • 0

Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker#5

Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker#5 –  dengan Project Step-Bot yang diadakan bulan April kemarin tepatnya tanggal 30 April 2017 berjalan dengan sukses dengan diikuti oleh 30 peserta siswa SD hingga SMA se-DIY. Workshop dan Pelatihan Robotika ini adalah event bulanan yang dilakukan oleh Proactive Robotic School atau Kursus Robot yang bertempat di kantor Proactive di Jl. Wonosari km 07, Mantup, Baturetno, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Tujuan dengan diadakannya Workshop dan Pelatihan Robotika ini, untuk mengenalkan peserta tentang dunia robotika yang semakin berkembang.

Saksikan LIVE Workshop dan Pelatihan Robotika Jogja Robomaker#5 yang langsung diliput oleh MNCTV dan RCTI dengan Klik di SINI…

 

                               KLIK DISINI

Workshop dan Pelatihan Robotika, dibawakan oleh Nanang Yuniantoro, S.Pd. Proses pada Workshop yang diadakan bulan April kemarin, menggunakan metode yang sedikit berbeda dengan workshop-workshop sebelumnya. Pada workshop kali ini peserta disajikan pemutaran video-video tentang perkembangan teknologi yang terus berinovatif, peserta sangat antusias menonton video yang diputar menggunakan projector LCD, pemutaran video ini sekitar setangah jam kemudian dilanjut materi terkait komponen dan alat yang akan digunakan peserta workshop dalam membuat robot Step-Bot. Dalam penyampaian profil dan materi yang diisi oleh Kak Nanang, semua peserta mendengarkan dan memperhatikan dengan seksama. Setelah selesai pemberian materi singkat yang diberikan oleh Kak Nanang kemudian pembagian kelompok dalam membuat Step-Bot.
Metode yang digunakan yaitu memanggil peserta workshop menjadi 2 kelompok dan setiap kelompoknya terdapat 2 peserta yang melakukan praktik penyolderan secara bergantian, peserta yang akan mendapatkan gilirannya secara bergantian dan peserta yang belum dipanggil dapat menonton video-video yang telah disiapkan oleh panitia. Semua peserta melakukan penyolderan secara bergantian sehingga semua peserta mendapatkan pengalaman baru dalam workshop dan pelatihan robotika. Dalam setiap kelompok juga didampingi tentor/panitia yang memberikan pengarahan dalam menyolder komponen. Setelah semua selesai menyolder komponen pada rangkaian elektroniknya, selanjutnya memasang manipulator kaki yang telah dibuat oleh panita kemudian peserta workshop akan dipandu, tapi sebelum memasang manipulator kaki peserta ishoma dahulu sampai jam 12.30. Setelah Ishoma dilanjut pemasangan manipulator kaki yang dipandu Kak Nanang. Menariknya lagi pada workshop kali juga, diliput oleh salah satu TV swasta. Ardy Candra Widyatmoko, S.Pd selaku ketua panitia berharap dengan diadakannya workshop dan pelatihan robotika ini dapat memberikan pengetahuan tentang ilmu robotika dan elektronika, perkembangan teknologi yang semakin berkembang membuat kita harus mengikuti perkembangan yang semakin modern.
Peserta pada Workshop Jogja Robomaker#5 ini terdiri dari 3 siswa SMA, 2 siswa SMP, dan 25 siswa SD, semuanya saling membantu dalam membuat robot Step-Bot dan saling berkenalan juga lo. Semua robot Step-Bot yang dibuat pada workshop Jogja Robomaker#5 semua berfungsi dengan baik.

Selamat kami ucapkan kepada seluruh peserta yang telah berpatisipasi pada event Jogja Robomaker #5 : Workshop dan Pelatihan Robotika Projek Step-Bot.
Cindy Claudia Ivany Mayaut, Lia Martha Indriana, Margareta Malinda Pranowo, Wanda Alfian, Wahyu Bima Destiantoro, Daniswara Argya Sena, Affif Dzaki Az Zahron, Octo Raihan Widya Rujityo P, Farrasa Yudan Syahputra, Hanan Dzakkiyatul Husna, Muhammad Kholid Abdurrahman, R. Herdaya Satya Anggara, Marvell Raditya Fathin, Aziz Nurrobi, Rasyid Abdul Aziz, Fata Hanief El Syawqy, Haris Gigih Prasetya, Maheir Ihsan Adzikra, Muhammad Yusuf Hanafi, Gian Pradipta, Adji Dewa Lesmana, Rafidya Azzam Muwaffaq, Muh. Aliefa Zidane A, Ghusan Abisaka Arrafi, Danis Indra Kusuma, Musthofa Riza Salam, Aqil, Isyafiqul Muflih, Muh. Azfar Raiza, Muh. Fadel Khairy Mubarok, Aufa Tawazza Lakshya Raja.


  • 0

Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker#5 Opening

Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker#5 – dengan Projek Step-Bot akan segera dilaksanakan pada tanggal 30 april 2017. Workshop dan Pelatihan robotika akan dilaksanakan di kantor Proactive Robotic School yang beralamatkan di Jl. Wonosari Km 07, Mantup, Baturetno, Banguntapan, Bantul. Kabar gembiranya pada workshop kali ini sasarannya yaitu untuk siswa SD se-DIY. Tujuannya untuk mengenalkan kepada siswa SD tentang cara pembuatan robot sederhana dan perkembangan robotika yang terus berkembang.

Nah apa itu Step-Bot, Step-Bot merupakan robot sederhana yang dapat berjalan layaknya manusia yang dapat berjalan atau bergerak secara otomatis dengan memberikan cahaya pada komponen LDR atau Photodiode. Nah, apa itu LDR atau Photodiode? Untuk tau lebih lanjut tentang fungsi tiap komponennya, ayo jangan lewatkan Workshop dan Pelatihan Robotika ke-5. Teman-teman juga jangan kawatir, fasilitas yang diberikan juga banyak seperti snack, sertifikat, tempat ber AC, komponen robot, dan robot yang dibuat bisa dibawa pulang serta masih banyak lagi.

Ayo segera daftarkan diri kalian sekarang!!!
Pendaftaran bisa lewat sekolah kalian masing atau langsung datang aja ke kantor Proactive Robotic School atau teman-teman juga dapat mendaftarkan diri secara online.

Jangan lupa pendaftaran terakhir tanggal 29 April 2017 serta cek terus di situs kami di www.proactiveducation.com, kami setiap bulan akan melaksanakan workshop dan pelatihan robotika dengan project yang berbeda-beda.


  • 0

Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker#4 Pending

Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker#4 Pending – Jogja Robomaker#4 : Workshop dan Pelatihan Robotika dengan Projek Objek Follower yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2017 harus dipending terlebih dahulu. Sasaran pada workshop ini yaitu siswa SMP dikarenakan bersamaan dengan persiapan Ujian Nasional (UN) untuk siswa SMP, maka Jogja Robomaker#4 : Workshop dan Pelatihan Robotika dengan projek Objek Follower harus di pending dahulu.

Tapi jangan kecewa teman-teman karena Jogja Robomaker #5 rencana akan diadakan pada bulan April. Tunggu info lebih lanjutnya tentang Jogja Robomaker#5 di sekolah kalian atau bisa bertanya langsung ke kantor Proactive beralamatkan di Jl. Wonosari Km 07, mantup, baturetno, banguntapan, bantul.

Info selengkapnya dapat dilihat di laman facebook Proactive Robotics School.


  • 0

Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker#4

Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker#4 – dengan Projek Objek Follower akan segera dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2017. Workshop dan Pelatihan Robotika #4 dilaksanakan di kantor Proactive Robotics School  Yogyakarta yang beralamatkan di Jl. Wonosari Km 07, Mantup, Baturetno, Banguntapan, Bantul. Sasaran pada Workshop dan Pelatihan Robotika kali ini untuk siswa SMP se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuannya untuk mengenalkan kepada siswa SMP tentang perkembangan dunia robotika yang terus berkembang.

Nah apa itu Robot Objek Follower, Robot Objek Follower merupakan robot sederhana yang dapat berjalan atau bergerak secara otomatis dengan cara memberikan sesuatu didepan robot objek follower. Bagaimana prinsip kerja robot objek follower, Objek follower akan berjalan apabila ada benda didepannya dengan jarak tertentu dan akan berhenti jika benda didepan robot menjauh atau tidak ada. Prinsip kerja dari Objek Follower ini dengan memanfaatkan sensor infra merah yang terdapat di posisi depan robot untuk mendeteksi adanya benda di depan. Sinyal yang diterima dari infra merah kemudian akan menggerakkan motor DC sehingga robot objek follower dapat berfungsi/berjalan.

Pengen tahu lebih banyak cara pembuatan robot objek follower, ayo ikuti Workshop dan Pelatihan Robotika projek Robot Objek Follower dengan mendaftarkan diri kekantor proactive di Jl. Wonosari Km07, Mantup, Baturetno, Banguntapan, Bantul atau dapat melalui WA di nomer 082 225 225 445 dengan transfer biaya pendaftaran melalui BNI 0343016964 a.n Hikmah Mulyani atau Mandiri 9000007742449 a.n Nanang Yuniantoro.

Info Selengkapnya dapat dilihat di laman facebook Proactive Robotics School.


  • 0

Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker#2

Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker #2 – dengan Projek Robot Soccer yang diadakan pada bulan Januari dua bulan yang lalu tepatnya pada tanggal 28 Januari 2017 berjalan lancar walaupun ada sedikit kendala dalam waktu kepulangan peserta workshop. Workshop dan Pelatihan Robotika projek robot soccer diikuti sebanyak 14 peserta siswa SD se-DIY. Workshop dan Pelatihan Robotika dilaksanakan di kantor Proactive Robotics School, sebuah lembaga kursus robot yang beralamat di Jl. Wonosari km 07, Mantup, Baturetno, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Tujuan diadakan Workshop dan Pelatihan Robotika ini untuk mengenalkan kepada peserta tentang cara pembuatan robot serta perkembangan dunia robotika yang terus berkembang.

Jogja Robomaker #2 : Workshop dan Pelatihan Robotika, diisi oleh Nanang Yuniantoro, S.Pd sekaligus ketua pelaksana Jogja Robomaker #2. Pada event workshop dan pelatihan robotika dibagi menjadi 2 metode yaitu metode pertama materi yang berikan oleh kak Nanang sebagai pengantar kepada peserta workshop untuk terlebih dahulu mengenal komponen yang akan digunakan dalam pembuatan projek robot soccer. Tujuan dari diberikannya materi supaya peserta workshop mengetahui nama komponen maupun fungsi tiap-tiap komponen yang digunakan untuk
pembuatan robot soccer. Metode kedua semua peserta melakukan praktek pembuatan robot soccer. Dalam praktek pembuatan robot soccer dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok pertama membuat rangkaian elektronik dan kelompok kedua membuat bagian mekanik. Pada kelompok pertama dalam pembuatan rangkaian elektroniknya yang pertama dilakukan yaitu menyetrika rangkaian yang terdapat di kertas glosy yang telah disediakan panitia untuk disetrika ke PCB supaya jalur yang terdapat dikertas glosy berpindah ke PCB. Semua peserta melakukan semuanya secara bergantian dengan didampingi oleh panitia/tentor. Tahapan kedua dalam pembuatan rangkaian
elektronik yaitu setelah peserta workshop selesai menyetrika kemudian jalur yang terdapat pada PCB dilarutkan dengan menggunakan cairan FeCl(feriklorit) yang berfungsi untuk menghilangkan lapisan PCB yang tidak terdapat jalur rangkaian. Tahapan ketiga peserta workshop melakukan pengeboran PCB yang sebelumnya telah dilarutkan dengan menggunakan larutan FeCl. Dalam pengeboran peserta workshop didampingi dengan tentor agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Setelah selesai, tahapan terakhir dalam pembuatan rangkaian elektronik yaitu penyolderan tiap-tiap komponen pada posisinya dengan menggunakan solder secara bergantian. pada penyolderan komponen peserta workshop kondusif karena solder yang digunakan sangat panas. Pada kelompok kedua dalam pembuatan mekanik yang dilakukan yaitu memotong bagian as roda tanker sebanyak 4 kali dengan menggunakan tang. Tahapan kedua dalam pembuatan mekanik yaitu menghubungkan kedua bodi tanker dengan menggunakan lem tembak. Dalam menghubungkan peserta workshop harus presisi untuk mendapatkan hasil yang bagus. Tahapan ketiga menyambungkan bagian depan yang digunakan untuk tempat motor yang digunakan untuk menendang bola dengan bodi yang telah digabungkan sebelumnya. Tahapan keempat memasang motor dibagian depan untuk menendang bola. Setelah setiap kelompok selesai dengan bagiannya masing, maka berikutnya peserta workshop dirolling yang sebelumnya mengerjakan rangkaian elektronik selanjutnya mengerjakan pembuatan mekaniknya. Sebaliknya dengan kelompok yang satunya.

Setalah semua peserta workshop menyelesaikan 2 bagian tersebut maka tahapan terakhir menyambungkan antara rangkaian elektronik dengan bagian mekanik. Adapun beberapa peserta workshop yang mengalami troubleshooting sehingga panitia/tentor membantu dalam melakukan troubleshooting supaya robot yang dibuat peserta workshop berjalan dengan lancar.

Adapun yang menarik dari peserta Workshop dan Pelatihan Robotika yaitu ada 2 peserta kakak adik yang bernama Mar Sanz Estelles dan Noa Sanz Estelles yang merupakan kebangsaan dari Spanyol yang ikut dalam Workshop dan Pelatihan Robotika projek Robot Soccer. Semua peserta workshop dan pelatihan robotika sangat antusias dalam mengikuti Wokshop dan Pelatihan Robotika projek Robot Soccer.

Kami ucapkan kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam event Jogja Robomaker #2 : Workshop dan Pelatihan Robotika Projek Robot Soccer.

Mirza Dhiyaulaq, Avellyan Luna Gonzales, Muhammad Azka Rijal, Muhammad Aryasatya W, Muhammad Dzaky Abdurrahman, Vanya Early Aurella, Amanda Putri Nuraini, Nabila Sabrina Putri, Naila Ayu Az Azhra, Muhammad Sultan Abdurahman, Adyatma Ammar Nashir, Noa Sanz Estelles, Mar Sanz Estelles, Naufal Muwaffaq Muttaqi.


  • 0

Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker#3

Workshop dan Pelatihan Robotika Yogyakarta Robomaker#3 – dengan Project Robot Laron yang diadakan bulan Februari kemarin tepatnya tanggal 19 februari 2017 berjalan dengan sukses dengan diikuti oleh 10 peserta siswa SD se-DIY. Workshop dan Pelatihan Robotika ini adalah event bulanan yang dilakukan oleh Proactive Robotics School yang bertempat di kantor Proactive di Jl. Wonosari km 07, Mantup, Baturetno, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Tujuan dengan diadakannya Workshop dan Pelatihan Robotika ini, untuk mengenalkan siswa tentang dunia robotika yang semakin berkembang.

Jogja Robomaker #3 : Workshop dan Pelatihan Robotika, dibawakan oleh pengisi sekaligus ketua panitia pelaksana, Ardy Candra Widyatmoko, S.Pd. Proses pada Workshop yang diadakan bulan februari kemarin, menggunakan metode yang menyenangkan dan sistematis. Sebelum peserta membuat projek laron robot, peserta workshop terlebih dahulu diberikan perkenalan tentang komponen yang akan digunakan dalam pembuatan projek robot laron. Sehingga peserta workshop dapat memahami nama dan fungsi komponen yang akan digunakan dalam pembuatan projek laron robot. Setelah materi diberikan, kegiatan selanjutnya demonstrasi tentang bagaimana cara membuat pcb yang akan digunakan mulai dari awal pembuatan. Pada saat demonstrasi, salah satu peserta workshop melakukan demonstrasi dengan didampingi oleh tentor yang sudah profesional. Pada demonstrasi pembuatan pcb, peserta melakukan beberapa kegiatan mulai dari cara menyetrika pcb dengan benar, kemudian dilanjutkan dengan menyambungkan jalur pcb yang hilang dengan spidol permanen, selanjutnya pelarutan jalur pcb yang telah sesuai dan tahapan terakhir pengeboran pcb yang dilakukan setiap peserta workshop. Setelah pengeboran pcb yang dilakukan setiap peserta, dilanjutkan penyolderan komponen dengan didampingi oleh tentor-tentor. Secara keseluruhan robot laron yang dibuat oleh peserta semua berjalan dengan baik namun masih ada 1 atau 2 robot laron yang dibuat peserta tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Robot laron yang tidak berjalan sesuai dengan yang diinginkan tentor yang mendampingi membantu peserta workshop untuk mencari kesalahan maupun komponen yang tidak berfungsi. Diakhir acara peserta workshop dan pelatihan robotika diberikan sertifikat atas pertisipasinya dalam mengikuti workshop dan pelatihan robotika.

Ada menarik dari peserta workshop dan pelatihan robotika #3 yaitu Mar Sanz Estelles dan Noa Sanz Estelles yang merupakan kebangsaan dari spanyol yang sebelumnya juga mengikuti workshop dan pelatihan robotika #2 dengan projek robot soccer. Semua peserta workshop sangat senang karena mendapatkan teman baru dari yang beda sekolah hingga beda negara dan mendapatkan pengelaman baru dalam membuat robot laron diharapkan juga peserta dapat mengembangkan robot sesuai dengan imajinasi dan kreativitas masing-masing peserta.

Selamat kami ucapkan kepada seluruh peserta yang telah berpatisipasi pada event Jogja Robomaker #3 : Workshop dan Pelatihan Robotika projek robot laron.
Annisa Azria Ramadhanty, Iuovo Dhauta Priwibowo, Miftah Ulilfadhilah, Akmad Ramadhani, Sabian Galaxy Pratama Maulana, Naurah Hanron R, Mar Sanz Estelles, Noa Sanz Estelles, Elnino Profetika Zarathrusta, Alfond Putra Maheast.


Connect with Us!

Rahasia Bikin Aplikasi Playstore tidak Pakai Coding Seri 01

Rahasia Bikin Aplikasi Playstore tidak Pake Coding Seri 02

ebook murah dan berkualitas. banyak diskonnya. beli segera!!!

TAS MOBIL MULTIFUNGSI

Location

Visitor

0185186
Hari ini : 17
Kemarin : 291
Bulan ini : 5223
Total Kunjungan : 185186
Who's Online : 4